Launching dan Sosialisasi Layanan Qris Kospin Jasa Dorong Percepatan Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Daerah

0
554
Foto : (Kiri ke kanan) M. Taufik Amrozi, Kepala Perwakilan BI Tegal, Andy Arslan Djunaid, Ketua Umum Kospin Jasa & Indahwati Wijaya, Branch Manager Nobu Bank Semarang

Jakarta, NAWACITAPOST – Dalam upaya memulihkan ekonomi daerah dan memperkuat kinerja pelaku UMKM di tengah terpaan pandemi Covid 19, Bank Indonesia Tegal bekerja sama dengan Kospin Jasa dan Nobu National Bank. Bersinergi dalam mendorong percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah. Dalam kondisi Covid 19 ini, seluruh aktivitas fisik dan tatap muka harus dibatasi. Sehingga manusia beradaptasi dengan melakukan semua aktivitas secara digital. Termasuk aktivitas berbelanja.

BACA JUGA: Artis Huru Hara Nikita Mirzani Terancam Dipenjara?

“Hal ini tentu berdampak pada kinerja UMKM, khususnya UMKM yang masih bertransaksi secara konvensional. Pandemi Covid 19 telah mengakibatkan transformasi digital menjadi lebih cepat. Karena adanya kebutuhan yang didorong oleh pergeseran perilaku dan mindset masyarakat dalam beraktivitas dan bertransaksi. Termasuk melakukan pembayaran.” Demikian diterangkan oleh Kepala Bagian (Kabag) Humas Kospin Jasa.

BACA JUGA: Ketua KPK Firli Sebut Anies Ibarat Baru Bangun

Sebagai salah satu Penyelenggara Transfer Dana (PTD) terbesar di Jawa Tengah dan koperasi simpan pinjam terbesar di Indonesia, Kospin Jasa memiliki anggota dengan beragam bidang usaha. Termasuk pelaku dan pemilik UMKM. Yang mana diharapkan dapat mendorong percepatan implementasi Qris dan menjawab kebutuhan UMKM. Terlebih akan transaksi non tunai yang handal.

BACA JUGA: Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana Dicopot, Korban Ulah Gubernur Anies dan Habib Rizieq Shihab?

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM per 31 Desember 2019, terdapat 123.048 unit koperasi di Indonesia dan 13.164 unit koperasi di Jawa Tengah. Yang mana sangat berpotensi mendorong implementasi Qris. Tak lain sebagai salah satu instrumen pembayaran berbasis digital yang dapat diakses dari manapun oleh masyarakat luas.

BACA JUGA: Gisella Anastasia bersama Prianya Bakal Ditetapkan Tersangka?

Sejalan dengan upaya tersebut, pada (30/11/2020), Bank Indonesia Tegal bekerja sama dengan Kospin Jasa dan Nobu National Bank. Kembali menyelenggarakan Launching dan Sosialisasi Layanan Qris Kospin Jasa. Kegiatan ini secara resmi dibuka dengan penyampaian keynote speech oleh Direktur Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Ameriza M. Moesa.

BACA JUGA: Habib Rizieq Shihab Keberatan Test Covid 19, Positif Terpapar?

Penyampaian sambutan dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Soekowardojo, Ketua Umum Kospin Jasa, Andy Arslan Djunaid dan Group Head Innovation Lab and Digital Payment Nobu National Bank, Andrian M. Saputra. Dalam sambutannya, Direktur Kebijakan Sistem Pembayaran, Ameriza M. Moesa menyampaikan. Bahwa Bank Indonesia sangat mengapresiasi inisiatif implementasi Qris oleh Kospin Jasa dan Nobu National Bank. Serta mengharapkan agar kegiatan ini mampu menjadi penggerak kegiatan ekonomi yang bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA: Edhy Prabowo OTT, Susi Pudjiastuti Bakal Jabat Menteri KKP Lagi?

Bank Indonesia yakin bahwa digitalisasi akan mampu membawa Indonesia bertransformasi menjadi negara maju berpendapatan tinggi. Transformasi digital di sektor keuangan yang dilakukan melalui sinergi antara regulator dan industri diharapkan mampu mewujudkan visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025. Yaitu terbukanya akses 91,3 juta populasi unbanked dan 62,9 juta UMKM pada ekonomi dan keuangan formal secara sustainable menjadi nyata.

BACA JUGA: Tommy Sumardi Bantah Bawa Nama Azis Syamsuddin dan Kabareskrim Listyo Sigit Waktu Ketemu Napoleon

Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Soekowardojo, menyampaikan. Bahwa untuk mengurangi kemungkinan penularan Covid 19 melalui instrument pembayaran tunai dan meningkatkan keamanan bertransaksi di masa pandemi, Bank Indonesia mendorong penggunaan sistem pembayaran elektronik (cashless). Termasuk melalui Qris.

BACA JUGA: Yasonna Laoly Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik 2020, Tegaskan Komitmen Pelayanan HAM dan Kepentingan Masyarakat

Implementasi Qris oleh Kospin Jasa ini memiliki peran yang strategis pada perekonomian Indonesia. Karena menandai implementasi QRIS secara masih dalam jaringan usaha. Berbentuk koperasi dengan puluhan ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Ketua Umum Kospin Jasa, H. Muhammad Andy Arslan Djunaid menyampaikan. Kospin Jasa selalu berinovasi mengikuti perkembangan zaman.

BACA JUGA: Habib Rizieq Shihab Terancam Ditetapkan Tersangka, Gubernur Anies Menyusul?

Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk anggota Kospin Jasa. “Dengan penggunaan Qris ini, kami berharap anggota Kospin Jasa yang notabene adalah pengusaha dan UMKM dapat lebih meningkatkan omset penjualannya. Karena dengan Qris semakin memudahkan transaksi. Baik langsung maupun secara online,” papar Andy Arslan Djunaid.

BACA JUGA: Artis Huru Hara Nikita Mirzani Sakit, Habib Rizieq Shihab Antar Obat?

Launching dan Sosialisasi Layanan Qris Kospin Jasa diselenggarakan pada 30 November 2020. Yang mana diakhiri dengan live scan Qris oleh kantor Pusat dan kantor cabang Kospin Jasa. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Penyaringan Hadiah Tabungan Safari dan Pundi Arta Jasa (PAJ). (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Kampanye Ala Marinus Gea Viral, Lö Sendroro Sitenga Sokhö, Lö Sangehao Sitenga Khönia