Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana Dicopot, Korban Ulah Gubernur Anies dan Habib Rizieq Shihab?

0
385
Foto : Diduga Gubernur Anies lagi jenguk Habib Rizieq Shihab, Dewi Tanjung dan Nana Sudjana

Jakarta, NAWACITAPOST – Mabes Polri mencopot Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana dari jabatannya dan menggantinya dengan Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran. Mutasi Polri itu tertuang dalam Telegram Rahasia 3222/XI/KEP./2020. Selanjutnya Nana Sudjana diangkat sebagai koordinator staf ahli Kapolri. Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono menjelaskan pencopotan Nana Sudjana karena membiarkan adanya kerumunan massa pelanggar protokol kesehatan di Petamburan pada masa pandemi Covid-19. Korban ulah Gubernur Anies dan Habib Rizieq Shihab?

Foto : Diduga Gubernur Anies menjenguk Habib Rizieq Shihab

Kerumunan massa pelanggar protokol kesehatan di masa PSBB Transisi terjadi pada acara Maulid Nabi sekaligus pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan pada 14 November 2020 lalu. Kegiatan yang digelar FPI itu dihadiri ribuan orang sehingga Jalan KS Tubun ditutup. Pemprov DKI Jakarta melalui surat resmi Satpol PP bernomor 2250/-1.75 yang ditujukan kepada Rizieq Shihab selaku penyelenggara pernikahan dan FPI sebagai panitia penyelenggara acara Maulid Nabi Muhammad SAW, menjatuhi hukuman denda Rp 50 juta.

BACA JUGA: Artis Huru Hara Nikita Mirzani Terancam Dipenjara?

Buntut dari kerumunan, Kapolda Metro Jaya dicopot dan sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta termasuk Gubernur Anies Baswedan dimintai keterangan. Tak lain atas dugaan pelanggaran UU Kekarantinaan dalam kegiatan tersebut.Pada 18 November 2020, Anies berada di dalam Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya selama 9,5 jam. Dia mengaku telah menjawab pertanyaan polisi sesuai dengan fakta di lapangan. Anies tidak menceritakan lebih lanjut mengenai detail pemeriksaan. Dia beralasan, seluruh keterangan akan disampaikan oleh pihak Polda Metro Jaya.

Foto : Habib Rizieq Shihab dan kerumunan massa

Sepanjang pemeriksaan, Anies mengaku diberi 33 pertanyaan. Seluruh pertanyaan tersebut terangkum menjadi laporan sepanjang 23 halaman. Selain Anies, terdapat pula 13 nama lain yang juga turut dipanggil oleh pihak kepolisian untuk memberikan klarifikasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan pihaknya belum akan memanggil Pemimpin Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab untuk diperiksa terkait kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. “Nanti masih belum, masih dalam penyelidikan. Masih diperiksa semuanya, nanti baru digelar,” ujar Yusri di Polda Metro Jaya, pada 19 November 2020.

BACA JUGA: Habib Rizieq Shihab Keberatan Test Covid 19, Positif Terpapar?

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat mengatakan pihaknya akan memanggil Rizieq Shihab. Pemanggilan dilakukan jika dari hasil pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terbukti ada pelanggaran protokol kesehatan dalam hajatan Maulid Nabi dan pernikahan putri Rizieq di Petamburan. “Jadi apakah (Rizieq) nanti akan dipanggil dan lain sebagainya, sangat bergantung kepada hasil penyelidikan setelah hasil klarifikasi ini,” ujar Tubagus di Polda Metro Jaya, pada 17 November 2020.

BACA JUGA: Ketua KPK Firli Sebut Anies Ibarat Baru Bangun

Namun disayangkan, beberapa hari kemudian, kabar tersiar Habib Rizieq Shihab diduga terpapar Covid 19. Demikian disampaikan oleh Politisi PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) Dewi Tanjung. Dia yakin Rizieq positif Covid 19 setelah mendapat kabar burung dari warga Petamburan. ” Tapi begitu bunga sampai di Petamburan, mereka sangat senang sekali sampai peluk dan cium, akhirnya bunga kiriman saya rusak. Saya mau tantangan Rizieq dan keluarga di swab test oleh dokter di RSPAD, kalau benar dari hasil RSPAD negatif baru boleh mereka bilang Rizieq sehat. Itu bentuk perhatian dan rasa sayang saya sama Rizieq yang lagi sakit karena Covid 19,” kata Dewi.

Foto : Habib Rizieq Shihab dan kerumunan massa

“Apalagi Rizieq baru selesai hajatan anaknya tentu kelelahan sekali. Makanya saya berikan bentuk perhatian saya kepada Rizieq,” lanjut Dewi. Saat ditanya dari mana Dewi Tanjung mendapatkan informasi bahwa Habib Rizieq sakit terkena Covid 19. Dia menjawab. “Dari burung ababil. Dari burung piaraan saya yang ada di sana, burung piaraan saya kan ada di sana, istilahnya begitu. Saya kan punya burung ababil yang ada di sana, jadi dia yang kasih tahu saya kesehatan Bapak Rizieq, ya kan saya kasih perhatian, rasa sayang saya, cinta saya sama Rizieq. Iya saya punya burung ababil,” katanya.

Foto : Karangan bunga Dewi Tanjung

Dewi menambahkan. “Jadi saya tahu, kesehatan beliau saya tahu. Kalau burung ababil di sana bilang positif Covid 19, ya udah pasti positif Covid, tapi kalau yang dikeluarkan FPI hasil swab test, nggak tahu swab test dari mana,” katanya. Tak lama setelah itu, beredar foto yang diduga Gubernur Anies menjenguk Habib Rizieq Shihab terbaring sakit di rumah sakit. Spekulasi bermunculan bahwasanya benar Habib Rizieq Shihab sedang terpapar Covid 19. Sebab di sekitarnya ada petugas kesehatan yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) Covid 19. Namun sungguh mencengangkan. Gubernur Anies tidak memakai masker. Terlihat didalam ruangan pun tidak adanya jaga jarak. Kebenaran foto tersebut masih akan dicari tahu lebih lanjut. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Tommy Sumardi Bantah Bawa Nama Azis Syamsuddin dan Kabareskrim Listyo Sigit Waktu Ketemu Napoleon