BACA JUGA: Ulang Tahun Jokowi, Nawacitapost Hadir Selaras NAWACITAmu Jokowi
Foto : Mensos Juliari Batubara
Riwayat hidup almarhum A.P. Batubara memang seperti dongeng. Terlebih tentang kejujuran dan integritas seorang politisi. Padahal memang nyata adanya. Saksi - saksi hidup tentang sepak terjangnya masih banyak dan dapat ditanyai hingga sekarang. Boleh jadi sebabnya Juliari lurus saja melaporkan dana kampanyenya. Tak lain sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada 2014 di Jawa Tengah (Jateng) sebesar Rp 4 miliar. Sementara caleg lain umumnya melaporkan hanya Rp 250 juta sampai Rp 500 juta. Beberapa pengurus partai menegurnya karena “angka kejujuran” Juliari. Juliari hanya melebarkan senyum saja menanggapinya. Dalam beberapa kesempatan, sering mengatakan. Saya juga suka duit. Tapi waktu mau ambil, wajah bapak saya muncul dimana – mana!.
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?
-
Juliari sangat menunjukkan pengabdian pada partai politik (parpol) yang mengusungnya. Pemilu 2019, PDIP menjadi partai pertama yang melaporkan dana kampanyenya. Pertanda partai bekerja cepat dan transparan. Wakil Bendahara Umum DPP PDIP Juliari Batubaralah yang melaporkan dana kampanye kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan media massa. Dengan integritas, kapabilitas dan genealogi, wajarlah bila Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri menaruh harapan tinggi kepada dirinya. Sebagai seorang yang menempuh pendidikan formal bermutu di dalam dan luar negeri, ilmu pengetahuannya tentu lebih dari cukup. Sebagai pengusaha yang cukup lama bergelut di dunia bisnis, kemampuan manajerialnya niscaya lebih dari memadai. Sebagai politisi selama enam tahun di DPR RI dan sempat menjadi pimpinan Komisi XI, kepiawaiannya dalam politik juga sudah teruji.
BACA JUGA: Peraturan Dibuat Jerat Rakyat, Untuk Anies Tidak
-
Juliari tak butuh kekayaan. Bergelimang jabatan dan harta menemaninya. Terutama bekerja didalam pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Namun tetap selalu mengingat nasihat kedua orang tuanya. Orang tuanya menginginkan agar Juliari bisa berguna bagi bangsa dan negara. Benar memang Juliari selalu mengedepankan demikian dalam perjalanan hidupnya. Terbukti, tidak ada sedikit pun ingin makan duit yang bukan miliknya. Hanya bekerja sungguh untuk jabatannya. Juliari pun sudah dibekali dengan kekayaan yang cukup untuk disyukuri dari kedua orang tuanya. Bahkan, justru mampu memanfaatkan dengan baik. Sehingga bertambah untuk tabungannya. Juliari kini memiliki banyak kekayaan. Dilaporkan sebagai LHKPN ke KPK pada 2019. Memiliki harta senilai Rp 51,8 miliar. 9 aset berupa tanah bangunan. Aset -aset tersebar di Jakarta Selatan (Jaksel), Bogor, Simalungun dan Badung. Kendaraan senilai Rp 912.500.000. Hanya mobil bermerek Land Rover Jeep tahun 2008. Harta bergerak lainnya senilai Rp 1.161.000.000. Surat berharga senilai Rp 4.358.000.000. Kas dan setara kas senilai Rp 3.309.687.228. Utang senilai Rp 10.822.598.814.
BACA JUGA: Ganjar dan Khofifah Unggul, Anies Gagal
-
Selain latar belakang dari kalangan parpol, Juliari ternyata punya bisnis di bidang otomotif. Memiliki perusahaan yang memproduksi pelumas Pennzoil dan Evalube. Pengaruh Juliari di bidang otomotif roda dua cukup besar. Pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) dan memiliki tim motocross. Tapi, Juliari juga pernah merasakan pekerjaan yang sering disepelekan kebanyakan orang. Seperti menjadi marketing dan business development. Mendatangi satu persatu orang untuk tertarik terhadap produk yang ditawarkan. Walaupun memang berlatar belakang pendidikan lulusan kampus Internasional. (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Salah Kaprah, Ulah Anies Bukan Jokowi, Potong TKD ASN, PSI Sumbangkan Gaji