Ganjar dan Khofifah Unggul, Anies Gagal

0
773
Foto : Hasil Survei Gubernur

Jakarta, NAWACITAPOST – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengumumumkan pemenang lomba pembuatan video inovasi tatanan new normal. Terutama dalam menghadapi pandemic Covid 19. Kemendagri bersama dengan Kemenkeu (Kementerian Keuangan), Kemenkes (Kementerian Kesehatan), Gugus Tugas Covid 19, KemenPAN-RB, Kemenparekraf, Kemendag dan BNPB berinisiatif membuat lomba antardaerah untuk membuat protokol kesehatan Covid19 dengan simulasinya pada sektor yang disepakati. Lomba inovasi daerah diikuti 378 daerah dengan rincian 30 provinsi, 273 kabupaten, 78 kota dan 16 daerah tertinggal. Namun anehnya provinsi DKI Jakarta tidak ada nama dalam daftar. Apalagi sampai jadi pemenang. Padahal lomba memperebutkan total hadiah 168 miliar. Berupa dana insentif daerah. Dibagi atas tujuh sector. Artinya banyak peluang untuk menang. Tujuh sektor diperlombakan yaitu Pasar Tradisional, Pasar Modren, Restoran, Hotel, PTSP, Tempat Wisata, dan Transportasi Umum. Masing – masing sektor ada juara satu, dua, dan tiga. Berarti ada 21 pemenang dari total 30an peserta tingkat provinsi. Secara kasarnya, peluang untuk menang di lomba adalah 61%.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Foto : Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jatim (Jawa Timur) meraih Juara I sektor Pasar Modern dan Juara II sektor Tempat Wisata. Pemprov Jatim berhak atas hadiah Dana Insentif Daerah (DID) senilai Rp 5 miliar atas prestasinya. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin 22 Juni 2020. Lumbung Pangan Jatim merupakan inisiasi dan format baru pasar modern yang dirancang saat pandemi Covid 19 berlangsung. Guna menunjang program, penerapan SOP (Standar Operasional Procedure) protokol kesehatan sudah diterapkan sejak awal diresmikan. Jika ada pembeli yang antre di lokasi, panitia sudah menyediakan kursi duduk. Yang mana diatur berjarak dua meter sebagai tempat antrean. Komoditas beras, terdapat surplus 1,9 juta ton. Lalu telur dan ayam potong juga surplus. Lumbung Pangan juga menyiapkan layanan pre order melalui drive thru. Yakni untuk meminimalisir kerumunan dan kontak antarmanusia. Selain itu, pembelian juga bisa dilakukan lewat online. Pelayanannya tak hanya di lingkup Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo saja.

BACA JUGA: Putra Putri Presiden Tak Gunakan Nama Widodo, Alasannya?

Foto : Gubernur Jatim Khofifah

Lumbung Pangan Jatim sudah diperluas hingga Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten dan Kota Pasuruan serta Kabupaten Bangkalan. Kabupaten Trenggalek menjadi juara pertama dalam sektor restoran, hotel dan sektor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Covid-19. Kemudian juara ketiga sektor tempat wisata. Sedangkan Kabupaten Situbondo memperoleh juara ketiga dalam sektor PTSP (klaster kabupaten). Sementara untuk klaster kota, Kota Surabaya memperoleh dua penghargaan yaitu juara pertama sektor PTSP dan juara kedua sektor hotel. Lalu Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menjadi provinsi yang paling banyak memenangkan penghargaan. Yaitu Sektor PTSP, Sektor Tempat Wisata, dan Sektor Transportasi Umum.

BACA JUGA: Inilah Karya Nyata Jokowi Bungkam Lawan Politiknya

Foto : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Fakta sebenarnya demikian. Namun justru membingungkan. Lantaran ada satu lembaga survey tiba – tiba merilis hasil survey. Anies adalah gubernur terbaik dalam mengatasi pandemi Covid 19. Lalu ada hoax yang menyebutkan Anies Baswedan menerima penghargaan sebagai gubernur terbaik penanganan Covid 19 di KTT CAC. Setelah ditelusuri, klaim tidak benar sama sekali. Video yang beredar adalah acara Konferensi Tingkat Tinggi Global Cities Against Covid-19 (CAC). Tidak ada acara pemberian penghargaan sama sekali. Menandakan suatu kebohongan besar. Hasil riset menempatkan nama Gubernur DKI Jakarta Anies di urutan pertama. Indonesia Indicator menyebutkan data. Selama satu tahun terakhir, nama Anies menghiasi sekitar 83.627 berita dari 4.019 media online untuk kinerjanya. Akan tetapi mengherankan. Daftar nama pemenang tidak ada menyebutkan DKI Jakarta. Lantas berarti Anies sebagai sang gubernur yang digadang – gadang gubernur terbaik sudah gagal memberikan kontribusinya.  Lain halnya dengan Ganjar Pranowo dan Khofifah yang berhasil buktikan dengan penghargaan yang disabet untuk provinsinya. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Gubernur Anies, Apa Laut Bukan Bagian dari Planet Bumi ?