Nenek Dinikahi Brondong Posesif Beda Usia 55 Tahun

0
751
Foto : Slamet dan Rohaya

Jakarta, NAWACITAPOST – Cerita viral seorang nenek dinikahi brondong yang posesif beda usia lebih muda 55 tahun dari si nenek, rupanya ada kabar terbarunya. Ya tentunya Slamet pemuda 16 tahun yang viral menikahi Nenek Rohaya berumur 71 tahun. Tiga tahun tak terdengar kabarnya, Slamet dan Nenek Rohaya justru ramai diberitakan di media Vietnam. Ternyata kabar terbaru pasangan beda usia 55 tahun ini diluar dugaan. Bahkan tak ada yang menyangka nasib pernikahan Slamet dan Nenek Rohaya akan menjadi seperti sekarang ini.

BACA JUGA: Petinggi Demokrat Perkosa Wanita, Dicekok Minuman Keras

Diketahui kisah cinta Slamet dan Nenek Rohaya sebelumnya sempat mengguncang publik pada 2017 silam. Slamet yang kala itu berusia 16 tahun ngotot ingin menikahi Nenek Rohaya yang berusia 71 tahun. Terpaut usia 55 tahun, nyatanya tak membuat Slamet mundur untuk tetap menikahi wanita yang seusia dengan neneknya tersebut.

BACA JUGA: Cikeas, Dalang Provokator Demo Buruh Tumbangkan Jokowi?

Kini kisa cinta Slamet dan Nenek Rohaya pun ramai diberitakan oleh situs berita di Vietnam pada (10/10/2020). Dalam situs itu mengatakan, pengantin pria Selamet Riyadi, kini berusia 19 tahun, dengan wanita tua Rohaya, kini 74 tahun. Pasangan itu tidak sengaja bertemu saat tinggal di daerah yang sama dan saling jatuh cinta sehingga mereka tidak bisa melepaskannya.

BACA JUGA: Idealisman Dachi Abaikan Sektor Pariwisata dan Perikanan Nias Selatan?

Setelah itu, Slamet pulang untuk meminta orang tuanya menikahkannya dengan seorang wanita tua yang seusia dengan neneknya. Ketika dia tidak menerima restu, pemuda itu sempat nyaris bunuh diri. Sampai saat itu, orang tuanya setuju untuk menikahkannya. Kuswoyo, Kepala Desa tempat tinggal pasangan itu, berkata. “Mereka bilang mereka akan mati jika tidak menikah. Mereka bilang mereka sangat mencintai satu sama lain dan jika salah satu dari mereka meninggal, yang lain juga akan mati,” katanya.

Foto : Slamet dan Rohaya

Awalnya, banyak rumor yang beredar tentang pernikahan pasangan kontroversial ini. Seseorang berkata bahwa Nenek Rohaya pasti orang yang sangat kaya, Selamat menikahinya karena keserakahan akan kekayaan. Namun kenyataannya, Rohaya memiliki kehidupan yang sangat normal di pedesaan. Bahkan dalam kemiskinan. Slamet pun berkata. “Kami menikah tanpa ada tekanan. Kami berdua benar – benar saling mencintai. Kami memiliki malam pernikahan yang luar biasa. Saya tidak menyangka istri saya seperti itu,” ujarnya.

BACA JUGA: AHY SBY bersama Demokrat Bagai Air di Daun Talas

Kini sudah 3 tahun berlalu kisah pasangan tersebut, menurut situs Vietnam, kehidupan Slamet dan Rohaya tidak banyak berubah. Pasangan itu tidak memanfaatkan popularitasnya untuk mendapat untung. Malahan mereka tinggal di pedesaan dengan sederhana di Desa Karangendah, Kecamatan Lengkiti, Daerah Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. Pernah ada kabar bahwa nenek Rohaya jatuh sakit.

BACA JUGA: Polri Bersinergi dengan Pemerintah, SKCK Pelajar Berdemo Tidak Diterbitkan

Nyatanya pasangan ini masih sehat – sehat saja, pernyataan Siswoyo Kepala Desa setempat. Slamet juga tak bisa meninggalkan istrinya untuk merantau. Jadi dia menjadi petani di desanya, keduanya menanam padi, jagung dan bercocok tanam. Di musim hujan Slamet bekerja paruh waktu untuk menghidupi istrinya. Meski usia keduanya berjarak 55 tahun, pasangan itu masih hidup bahagia hingga kini. Kemudian dia pun menceritakan bahwa mengalami bulan bahagia di kota Palembang, provinsi Sumatera Selatan, Indonesia.

Foto : Slamet dan Rohaya

Namun, Slamet ternyata cemburu dan posesif. Usai pernikahan, pemuda sering mengunci istrinya di rumah. Slamet mengunci pintu karena takut istrinya terlalu menarik, akan dirampok oleh pria lain. Karena sifatnya yang kekanak – kanakan ini, Rohaya sempat marah. Namun rupanya belakangan Rohaya justru semakin jatuh cinta dengan suaminya. Pasangan berusia 55 tahun itu bahkan berencana punya bayi. Tapi sepertinya mustahil karena nenek Rohaya yang sudah tua itu sangat tinggi kemungkinan punya bayi hampir nol. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?