Commuter Line Terapkan Aturan Berbeda Tiap Stasiun, Tidak Satu Pintukah?

1
292
Foto ; Situasi Kondisi di Stasiun

Jakarta, NAWACITAPOST – PT. KCI (Kereta Commuter Indonesia) atau Commuter Line menerapkan setiap aturan berbeda di tiap stasiun Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Terbukti dengan beragam cerita para penumpang. Antara stasiun satu dengan yang lainnya, punya cerita berbeda. Padahal kan merupakan satu perusahaan dibawah naungan PT. KCI. Ketika dikonfirmasi oleh media Nawacitapost, justru menanyakan surat tugas peliputan. Tidak menjawab gamblang untuk aturan. Seolah membenarkan bahwasanya kebijakan setiap stasiun masing – masing. Ego sektoralkah? Tidak satu pintukah?

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Foto : Situasi Kondisi di Stasiun

Salah satu penumpang yang naik dari stasiun Kalibata, Erna menceritakan. Pada jam 6 hingga 9 pagi, tidak boleh ada penumpang diatas usia 40 tahun yang ada didalam kereta.  Kemudian, ada penumpang dari stasiun Bekasi, Siti juga memberikan cerita. Diminta KTP (Kartu Tanda Penduduk) untuk pengecekan. Harus menunjukkan identitas KTPnya. Ada lagi di stasiun Batu Ceper, salah satu penumpang Lia memberikan cerita. Gerbang stasiun ditutup dalih pembatasan jumlah penumpang didalam kereta. Penumpang ditelantarkan didepan pintu gerbang stasiun hingga ada kereta berikutnya. Kemudian jurnalis Nawacitapost meminta keterangan penumpang lain tentang situasi kondisi di stasiun lain. Ketika sedang berbincang, tiba – tiba salah satu petugas keamanan, A. Holik minta untuk diam. Dijelaskan sudah aturan dari pusat. Namun tidak bisa menunjukkan bukti tertulis untuk aturan demikian.

BACA JUGA: Jokowi Ahok Basmi Mafia Migas Sembari Buktikan Solar Tak Lagi Impor

Foto : Situasi Kondisi di Stasiun

Lantas salah satu jurnalis Nawacitapost meminta keterangan kepada pihak salah satu kepala stasiun. Tepatnya Kepala Stasiun Batu Ceper, Angga pada 22 Juni 2020. Angga menjelaskan. Mana surat tugasnya? Boleh tunjukkan. Itu hanya ID Pers saja. Mohon maaf ini sudah peraturan dari pusat PT. KCI. Tiap stasiun punya kewenangan masing – masing. Tapi aturan pintu gerbang ditutup sudah dari pusat. Mengantisipasi kelebihan jumlah penumpang didalam kereta. Masing – masing stasiun seperti Tangerang dan Tanah Tinggi juga berbeda untuk kuota jumlah penumpang. Stasiun Batu Ceper hanya 58 orang setiap kereta. Stasiun lain tidak demkian aturannya. Dalihnya ya setiap stasiun kan punya kewenangan masing – masing. Tidak tahu juga. Bisa tanyakan ke pusat saja. Sudah dari 3 minggu lalu untuk aturan pembatasan. Namun memang penutupan pintu gerbang tidak ada dalam pengumuman.

BACA JUGA: Jokowi Dianggap Pro China, Luhut Bantah Investasi China Justru Menguntungkan

Foto : Situasi Kondisi di Stasiun

Lebih disayangkan lagi, hal tidak menyenangkan dialami jurnalis Nawacitapost ketika mencoba konfirmasi. Tak lain tentang aturan yang berbeda di stasiun Batu Ceper ketimbang stasiun lainnya. Salah satu petugas pengamanan dari TNI (Tentara Nasional Indonesia) AD (Angkatan Darat), Mahmudin. Menanyakan surat tugas jurnalis ketika ada sesuatu kejadian mendesak meminta konfirmasi. Kemudian ada hal lain lagi terjadi ketika sedang makan di area stasiun Tanah Abang. Salah satu petugas pengamanan TNI AD, Eko meminta jurnalis ke depan stasiun dengan dalih tidak boleh makan. Padahal aturan tidak boleh makan sebelumnya hanya didalam gerbong kereta, bukan didalam stasiun. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Lawan Jokowi Kampanye Kegagalan Esemka, Justru Esemka Launching Inovasi Baru

 

 

 

 

1 KOMENTAR

Comments are closed.