Jokowi Kalahkan Telak Donald Trump

2
832
Foto : Prosentase kepercayaan masyarakat

Jakarta, NAWACITAPOST – Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) rutin menurunkan laporan. Yaitu tentang kebijakan negara – negara di dunia. Terlebih dalam bidang kesejahteraan dan keuangan. Kajian terbaru berjudul Government at Glance 2019. Turut membahas aspek kepercayaan (trust) pada pemerintah. Dalam kajian, kepercayaan pada pemerintah digunakan untuk mengukur ketinggian kepercayaan masyarakat. Pemerintah telah melakukan hal – hal sesuai dengan ekspektasi publik. Ada 43 negara yang mendapat penilaian dari OECD tahun 2019. Data diambil dari jejak pendapat 2018 yang dilakukan perusahaan konsultan manajemen Gallup. Hasilnya menunjukkan Indonesia punya tingkat kepercayaan mencapai 84 persen. Catatan Gallup dan OECD menunjukkan peningkatan yang baik. Sebelas tahun yang lalu, Indonesia hanya punya tingkat kepercayaan 52 persen.

BACA JUGA: Lawan Jokowi Kampanye Kegagalan Esemka, Justru Esemka Launching Inovasi Baru

Foto : Prosentase kepercayaan masyarakat

Menurut survei Litbang Kompas, masyarakat juga percaya bahwa pemerintah telah bekerja dengan baik. Melakukan antisipasi terhadap penyebaran virus Corona atau Covid 19. Survei yang dilakukan pada tanggal 10 Maret 2020 tidak berbanding lurus dengan penambahan kasus Covid 19 di Indonesia. Waktu 10 Maret, Indonesia hanya punya 10 kasus. Sekarang jumlah sudah meningkat berkali – kali lipat. Meski dikatakan tinggi, angkanya lebih kecil daripada survei yang dilakukan Gallup dan OECD. Yakni hanya 58,5 persen. Selain Indonesia, India juga punya tingkat kepercayaan tinggi sampai 75 persen. Kemudian ada Luksemburg dengan 76 persen dan Swiss dengan 85 persen. Italia dan Amerika Serikat (AS) punya pemerintahan yang kurang dipercaya warganya sendiri. Berkisar dengan 21 dan 31 persen. Demikian pula dengan Perancis (38 persen) dan Spanyol (29 persen). Warga sebagian besar negara di Eropa tidak punya tingkat kepercayaan pada pemerintah.

BACA JUGA: Lawan Sebut Jokowi Terlibat PKI, Malahan Terungkap Soeharto Dalangnya Rekayasa PKI

Foto : Tingkat kepercayaan masyarakat

Edelman, konsultan pemasaran sekaligus relasi publik di Amerika, menunjukkan China punya tingkat kepercayaan yang tak kalah tinggi dibanding Swiss. Yakni 88 persen dalam hal keterbukaan publik. Dibawahnya, ada Indonesia dan India dengan 83 poin. Kontributor Gallup, Kristjan Archer dan Ilana Ron-Levey dalam paparannya yang berjudul “Trust in Government Lacking on Covid-19’s Frontlines” (2019) menyatakan. Kepercayaan masyarakat sebagai modal paling penting dalam penanganan masalah penyebaran virus Covid 19. Solusi apapun yang ditawarkan tak akan berguna jika masyarakat tidak percaya. Sehingga tidak mematuhi pemerintah.

BACA JUGA: Kuliah Ikatan Kedinasan Poltekip Poltekim Kemenkumham Sudah Dibuka, Ayo Daftar!

Foto : Pentingnya tingkat kepercayaan masyarakat

Tingginya prosentase kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tentu tak terlepas dari pemimpin negara. Begitu seperti Indonesia. Dipimpin oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Tentu saja kepemimpinan Jokowi disegani masyarakat. Lantaran prosentasenya mencapai 84 persen. Bukanlah hal mudah untuk mendapatkan prosentase demikian. Lantaran benar – benar harus membangun kepercayaan dari masyarakat. Ada tiga hal dalam penilaian untuk kepercayaan masyarakat. Diantaranya transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Kerja keras Jokowi rasanya sungguh terasa. Ketiga hal berhasil dilaluinya. Bahkan, bisa mengalahkan telak Donald Trump. Yang mana merupakan pemimpin negara AS. Pasalnya hanya mendapatkan prosentase diatas 20 persen saja untuk kepercayaan masyarakat. Terlebih mengejutkan juga pemerintahannya kurang dipercaya oleh warganya sendiri. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

 

Comments are closed.