Pekalongan, NAWACITAPOST – Yang sudah dinanti pun terlaksana. Tenaga Kesehatan (Nakes) bisa mendapatkan vaksinasi Sinovac Covid 19. Memang tenaga kesehatan divaksin untuk dosis pertama, tahap pertama. Tak lain untuk melindungi nakes yang dinilai rentan terhadap penularan virus Covid 19. Hadir dalam vaksinasi Wakil Walikota, Achmad, Afzan Arslan Djunaid, SE. (Aaf), Sekretaris Daerah Sri Ruminingsih, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Slamet Budianto, M.Kes., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pasrum Affandi dan masih banyak lainnya. Vasinasi dilakukan di RSUD Bendan Kota Pekalongan pada (08/02/2021).
BACA JUGA: Ormas Nias Minta, Ditangkap Pengedar Bandar Narkoba di Kepulauan Nias
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Pekalongan menyampaikan bahwa dosis pertama diberikan bagi tenaga kesehatan, disamping 10 orang yang vaksinasi pertama pada saat pencanangan. “Capaian kita dari jumlah target awal sebanyak 3037 tenaga kesehatan. Dalam perkembangannya itu terjadi penambahan didalam registrasi di sistem dan juga di aplikasinya itu bertambah menjadi 3388 per 6 Februari 2021. Lumayan banyak untuk penambahannya. Sehingga ini mempengaruhi cakupan dari jumlah yang kita vaksin. Dari jumlah sekian yang hadir itu sebanyak 2961 atau 88,78 persen. Dan yang telah mendapatkan vaksinasi ini sebanyak 2407 orang atau 72,17 persen. Angka ini sudah memenuhi target sasaran yang sudah ditetapkan. Yaitu minimal 70 persen,” paparnya.
BACA JUGA: Musrenbang Pekalongan Selatan Tampung Usulan Masyarakat
Kadinkes pun menambahkan bahwa sisanya yang tidak divaksin ini sebanyak 554 ini. Lantaran ada penundaan dan juga tertolak oleh sistem. Tidak memenuhi kriteria untuk divaksinasi. “Dalam pelaksanaan, ada 7 kasus dilaporkan. Dari 7 itu 5 ringan, 2 itu ada yang kriteria sedang. Tapi Alhamdulillah semua tertangani dengan baik. Kemudian untuk selanjutnya, putaran kedua, dosis kedua ini sasarannya tentunya adalah sama yang di putaran pertama. Minimal sebanyak 2407 dikurangi yang mengalami KIPI terutama yang sedang atau berat. Tapi ini pun masih kita konsultasikan tetap bisa diberikan atau tidak, sesuai indikasi medis. Untuk ini putaran kedua,dosis kedua, sama kita, dilaksanakan di 14 puskesmas dan juga ditambah 4 rumah sakit yang akan melayani, kemarin hanya 4 rumah sakit,” lanjutnya.
BACA JUGA: 19 dari 26 Tersangka Teroris adalah FPI, Petinggi Pusat Diduga Terlibat
“Yaitu Rumah Sakit Bendan, Khotidjah, Budi Rahayu dan Hermina. Nanti akan ditambah dengan Rumah Sakit Karma Holistic, Anugerah, Aro dan A. Zaki Djunaid. Jadi hampir semua rumah sakit sudah bisa melaksanakan vaksinasi sendiri.Kemudian untuk selanjutnya di tahap kedua, kita ini sudah disosialisasikan akan dilaksanakannya vaksinasi untuk tahap kedua bagi pelayanan publik. Cuma mekanismenya ini masih secara teknis masih kita dilakukan sosialisasi terus menerus. Bagaimana nanti pelaksanaannya rencananya memang dilaksanakan dimulai pada tangal 22 Februari ini, sampai dengan 28 Februari. Sasarannya memang lebih besar daripada tenaga kesehatan. Kurang lebih 10 kali lipatnya,” imbuh Slamet Budiyanto.
BACA JUGA: Wakil Walikota Pekalongan Aaf bersama OPD Monitoring Dampak Banjir
Kepala Dinas Kesehatan pun mengakui bahwa kedepan proses selanjutnya membutuhkan persiapan yang lebih matang. “Ini memang membutuhkan persiapan yang lebih matang. Termasuk ASN, TNI, Polri, Tenaga Kebijakan, Tenaga BUMN dan sebagainya. Ini sudah dalam tahap persiapan di pusat dan daerah. Ada kabar baru, Corona Sinovac ini bisa diberikan kepada para lansia diatas 60 tahun.Diawali dengan pemberian vaksinasi kepada tenaga kesehatan yang usianya lebih dari 60 tahun lebih dahulu sesuai rekomendasi dari BPOM. Jumlah vaksin yang kita terima memang ada kekurangan, kurang lebih sekitar 350 atau 400an. Masih kita koordinasikan dengan provinsi terkait dengan pemenuhannya, mudah – mudahan dalam 1 atau 2 hari ini bisa dipenuhi oleh provinsi,” ungkapnya.
BACA JUGA: Sekjend FORNISEL : Kepulauan Nias Darurat Narkoba, Serukan Ormas, LSM dan Instansi Jangan Kendor Berantas
Lantas Slamet Budiyanto pun menjelaskan bahwa ada kabar baru mengenai vaksin Sinovac bisa diberikan kepada usia lansia yaitu 60 tahun ke atas. “Lansia itu sebenarnya sudah bisa dimulai, tapi kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat. Harapannya ya tentunya ya teman – teman yang nakes, rentan dengan penularan bisa terlindungi dengan baik. Supaya mereka tetap bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kemudian yang kedua, tentunya ini adalah bagian dari ikhtiar untuk mencegah penularan Covid 19. Oleh karena itu, kami berharap nanti semua saja, unsur masyarakat yang nanti akan terdata dan menjadi sasaran dari vaksinasi ini bisa melaksanakan vaksinasi itu dengan baik,” lanjutnya.
Foto : Wakil Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf)
Lalu Kadinkes menjelaskan ketika disinggung mengenai temperatur Wakil Walikota sempat mengalami kenaikan usai divaksinasi. “Diawal memang 140, tapi Alhamdulillah sudah bisa turun setelah istirahat,” pungkasnya.Sementara, dikonfirmasi di lain tempat,Wakil Walikota menjelaskan bahwa dirinya berharap bahwa dengan adanya vaksinasi bisa menurunkan tingkat penularan virus Covid 19 khususnya di Kota Pekalongan. “Kita do’anya mudah – mudahan Covid 19 ini dengan datangnya vaksin semakin jauh menurun. Jadi untuk pembangunan maupun ekonomi di Kota Pekalongan pulih kembali seperti semula. Pasti berdampak. APBD kita refokusing untuk Covid 19 itu sekitar 30 persen. Sehingga pembangunan banyak yang tertunda. Termasuk peninggian tanggul sungai dan pembangunan wisata air,” tutupnya. (Herdy Ramahwan/Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Walikota dan Wakil Walikota Tindak Lanjut Surat Gubernur Jateng, Terlaksana Apel Operasi Gabungan
Editor: Ayu Yulia Yang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 21:32 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 19:23 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 13:26 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 18:58 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 15:47 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 11:15 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 07:51 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:23 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:10 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Jumat, 29 Mei 2026 | 13:53 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:51 WIB