Wakil Walikota Pekalongan Aaf bersama OPD Monitoring Dampak Banjir

0
332
Foto : Wakil Walikota Pekalongan Aaf bersama OPD Monitoring Dampak Banjir

Pekalongan, NAWACITAPOST – Wakil Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf) bersama OPD melakukan monitoring dampak bencana banjir di kota Pekalongan. Dirinya tergugah untuk melihat langsung kondisi lokasi dan korban banjir. Dia begitu sigap bersama OPD datang setelah mendapat laporan dari warga masyarakat kota Pekalongan. Sudah sembilan tempat didatangi Wakil Walikota bersama OPD. OPD yang mengikuti diantaranya Dandim, Polres, Dinas Sosial dan jajarannya.

Foto : Wakil Walikota Pekalongan Aaf bersama OPD Monitoring Dampak Banjir

Wakil Walikota Pekalongan dalam agendanya mendatangi beberapa lokasi sekaligus yakni Pasir Kraton Kramat, Panjang Wetan Blandong, Kandang Panjang, Panjang Baru, Gamer, Pekalongan Timur, SMP 10, Tirto dan Slamaran. Kesemua lokasi rencana akan disalurkan bantuan paket sembako. Namun memang masing – masing berbeda jumlahnya menyesuaikan data yang masuk untuk mendapatkan paket sembako.

BACA JUGA: Musrenbang Pekalongan Selatan Tampung Usulan Masyarakat

Wakil Walikota mengatakan pada (05/02/2021) ke Nawacitapost di Kelurahan Pasir Kraton Kramat, Sebelah SMK Negeri 2 Pekalongan. “Sambil kita keliling, cari, monitoring titik permasalahan, ada masukan dari warga juga, ini yang menjadi penting bagi saya. Dan bagaimana kedepan tentang program pembangunan dan sebagainya kita lebih prioritaskan ke bencana,” katanya.

Foto : Wakil Walikota Pekalongan Aaf bersama OPD Monitoring Dampak Banjir

Aaf pun memberikan keterangan bahwa solusi banjir adalah harus adanya sinergi bersama provinsi. Lantaranya menurutnya tidak cukup hanya mengandalkan dana APBD. “Solusinya adalah banjir ini tidak bisa dari dana APBD. Termasuk pembangunan tanggul, pengerukan sungai dan macam – macam. Dan ini kita juga harus aktif komunikasi dengan provinsi dan pusat untuk mengatasi pembangunan di Kota Pekalongan ini untuk mengatasi banjir,” pungkasnya. (Herdy Ramahwan/Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: 19 dari 26 Tersangka Teroris adalah FPI, Petinggi Pusat Diduga Terlibat