BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?
Foto : Hotman Paris Deklarasi Panglima Kumbang Palsu
Habib Bahar sebelumnya sudah dinyatakan bebas. Namun, kembali terseret ke hotel prodeo. Dijebloskan ke Lapas Super Maximum Security sampai dibuang ke lapas Nusakambangan. Penangkapan Habib Bahar sempat menyeret nama Panglima Kumbang. Pria yang dikenal dengan penuh tato menjadi pusat perhatian. Kedok Panglima Kumbang terbongkar. Bernama Udin Balok.
BACA JUGA: Habib Bahar Dijebloskan ke Lapas Super Maximum Security, Teroris?
-
Panglima Kumbang memang dikenal sebagai sosok mistis orang Dayak. Tentu saja sangat disegani. Namun, justru titik letak masalahnya adalah pengakuan. Masyarakat adat Dayak tidak mengakui Udin Balok sebagai Panglima Kumbang. Bisa dibilang palsu atau KW. Kedekatannya dengan Habib Bahar kembali mengangkat nama Udin Balok. Memang bukan hal baru jika pria berambut gondrong mengklaim sebagai Panglima Kumbang. Namun teringat jelas dalam ingatan. Beberapa kali masyarakat Dayak di Kalimantan memberikan bantahan.
BACA JUGA: Ustadz Yusuf Mansur, Siap Melaju Capres Cawapres 2024?
-
Terakhir, tepatnya pada Oktober 2019 lalu, Biro Hukum Dewan Adat Dayak (DAD) pun mengeluarkan pernyataan resmi. Meminta Udin Balok segera mengucapkan permintaan maaf. Sejatinya mengaku - ngaku sebagai Panglima Kumbang. Bahkan, anehnya Panglima Kumbang KW sempat diundang beberapa stasiun televisi.
BACA JUGA: Yasonna, Wajah Nias Batak, Ayahnya Pernah Dagang Minyak Goreng
-
Tak hanya Udin Balok, kala itu DAD juga meminta orang yang mengaku sebagai Panglima Burung. Kebetulan Panglima Burung dan Panglima Kumbang menjadi dua nama yang sangat sakral. Terutama di Kalimantan. Bahkan tak sedikit dianggap mistis. Namun sayang sungguh sayang. Setelah ditelusuri, justru bukanlah orang Dayak dan tidak ada darah keturunan Dayak.
BACA JUGA: Kepulauan Nias Dapil II Sumut Terpilih, Kemanakah Saat Pandemi Covid 19 ?
-
Luar biasanya, Hotman Paris juga ikut mendeklarasikan Udin Balok sebagai Panglima Kumbang saat keduanya foto bersama. Padahal, tak hanya Dewan Adat Dayak menolak. Namun, seberapun bangkai dipendam bakal tercium pula. Seorang yang mengaku berasal dari Dayak membongkar kedok Udin Balok. Yakni lewat akun twitternya @Pakar Dayak. "Bermodalkan kain merah dan kuning plus mandau souvenir Udin Balok alias Stevanus memulai aksi ngibulnya”. Yang mengherankan, seorang Hotman Paris bisa mendeklarasikan Panglima Kumbang Palsu. (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Ray, Penderita Kanker Otot, Butuh Uluran Tangan