Megawati Punya Banyak Gelar Doktor Kehormatan, Dapat Kado Buku, Dulu Sempat Putus Kuliah

0
266
Foto : Ketum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Sekjend Hasto Kristiyanto

Jakarta, NAWACITAPOST – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendapat hadiah buku dalam peringatan Ulang Tahun (Ultah) ke-74 pada 23 Januari 2021. Kado buku “Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam” dipersembahkan oleh seluruh anggota dan Kader PDI Perjuangan sebagai rasa syukur, sekaligus berdoa agar Megawati Soekarnoputri selalu mendapatkan rahmat kesehatan, dan panjang umur. Diketahui, Megawati memang merupakan sosok yang inspiratif lantaran dirinya punya banyak gelar doctor kehormatan. Meskipun memang dulu sempat putus kuliah.

Foto : Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono

“Ibu Megawati Soekarnoputri tidak hanya seorang pemimpin bagi kami. Beliau telah memberikan keteladanan bagaimana berpolitik itu harus digerakkan oleh semangat juang, dan keyakinan di dalam setiap langkah politik atas dasar terang ideologi Pancasila,” ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, pada (23/1/2021). Buku “Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam” ditulis selama 2 (dua) tahun oleh Kristin Samah dan Maria Karsia dengan prolog dari Hasto Kristiyanto dan epilog Sonny Keraf.

BACA JUGA: Mutu Pendidikan Nias Selatan Meningkat, Kualitas Kepemimpinan Hilarius Duha Terbukti

Dalam buku, digambarkan betapa mendalamnya kecintaan Megawati terhadap alam dan mencintai bumi. Melalui tradisi menanam, Megawati melakukan kontemplasi. Menanam pohon penuh dengan falsafah kehidupan. Bukan hanya mencintai alam raya dan seisinya, juga memberikan oksigen bagi kehidupan. “Seluruh gerak mencintai alam raya dan seisinya kini bertransformasi menjadi kultur partai. Setiap anggota dan kader PDI Perjuangan, tergerakkan oleh tradisinya untuk ikut menjaga dan mencintai bumi,” tegas Hasto.

Foto : Megawati Soekarnoputri bersama sang ayah Soekarno dan ibunda

Karena itulah, ultah Megawati juga diisi dengan gerakan menanam pohon dan membersihkan sungai. Tapi karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) di Jawa-Bali, maka gerakan jaga bumi hanya dilaksanakan di luar Jawa Bali. “Menanam sebagai jalan hidup, agar alam raya berada dalam keseimbangan yang asri, indah, dan lestari terus kami perkuat sebagai bagian bentuk dedikasi PDI Perjuangan pada Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Kuasa,” papar Hasto. Ultah Megawati sendiri tak dirayakan secara khusus mengingat pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM dari pemerintah.

Foto : Megawati Soekarnoputri bersama sang ayah Soekarno

Namun, Hasto sangat mengapresiasi Megawati sebagai sosok yang inspiratif. Terlebih mempunyai banyak gelar doctor kehormatan. “Ibu Megawati telah menerima delapan gelar doktor kehormatan dari perguruan tinggi ternama dalam negeri ataupun mancanegara. Gelar DR HC pertama untuk Megawati dari Universitas Waseda Tokyo, Jepang pada September 2001,” lanjutnya.

Foto : Megawati Soekarnoputri dan Habibie

Hasto menambahkan. “Kemampuan luar biasa Bu Mega itulah yang menjadi salah satu pertimbangan banyaknya perguruan tinggi yang memberikan doktor kehormatan kepada Presiden RI ke 5 itu. Penganugerahan ini pengakuan perguruan tinggi dalam dan luar negeri atas kapasitas intelektual dan prestasi membanggakan Ibu Megawati Soekarnoputri,” ungkapnya.

Foto ; Megawati Soekarnoputri

Lebih Lanjut Hasto menceritakan mengenai kekagumannya terhadap pimpinan Megawati. “Meskipun Ibu Megawati tidak dapat menyelesaikan kuliahnya di Unpad dan UI tidak berarti menghalangi beliau menorehkan prestasi gemilang. Tampilnya Bu Mega sebagai Presiden Perempuan Pertama di Indonesia, sukses memimpin parpol terbesar di Indonesia dan segudang prestasi lainnya telah membuktikan kapasitas intelektual dan skill leadership Bu Mega.

BACA JUGA: Peresmian Lapangan Tembak Yasonna H. Laoly Ditandai Penembakan Balon dan Penandatanganan Prasasti YHL

Gelar DR HC dari Soka University menjadi yang ke sembilan bagi Megawati. Perlu diketahui, adapun beberapa gelar doctor kehormatan yang diperoleh Megawati. DR HC bidang hukum dari Universitas Waseda. Selanjutnya, Megawati memperoleh gelar DR HC dari Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Rusia pada 22 April 2003. Perguruan tinggi bergengsi di negeri bekas Uni Soviet itu memberikan gelar DR HC bidang politik untuk Megawati.

Foto : Megawati Soekanoputri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Ada pula gelar DR HC berikutnya untuk Megawati datang dari Korea Maritime and Ocean University , Busan, Korea Selatan pada 19 Oktober 2015. Universitas ternama di Negeri Gingseng itu menganugerahkan gelar DR HC bidang politik kepada putri Proklamator RI Bung Karno tersebut. Kemudian pada 25 Mei 2016, Megawati menerima gelar DR HC bidang politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Kemudian pada 27 September 2017, Universitas Negeri Padang (UNP) juga menganugerahi Megawati dengan gelar DR HC bidang pendidikan politik.

BACA JUGA: Menpora Zainudin Amali : Peran Media Penting

Selanjutnya pada 16 November 2017, Megawati juga menerima gelar DR HC dari Mokpo National University, Korsel. Universitas yang didirikan pada 1946 itu memberikan gelar DR HC bidang demokrasi ekonomi bagi tokoh perempuan yang memimpin RI selama periode 23 Juli 2001 – 20 Oktober 2004 tersebut. Pada 8 Maret 2018, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) juga memberikan gelar DR HC untuk Megawati.

Foto : Megawati Soekarnoputri

Lagi-lagi, perempuan kelahiran 1947 yang berulang tahun setiap 23 Januari itu memperoleh gelar DR HC bidang politik dan pemerintahan. Selanjutnya pada 5 November 2018, giliran Fujian Normal University (FNU) di Tiongkok yang menganugerahkan gelar DR HC untuk Megawati. Perguruan tinggi yang sudah berusia lebih dari seabad itu menganugerahi Megawati dengan gelar DR HC bidang diplomasi ekonomi. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Amien Rais – Abdul Somad Berpeluang Pimpin FPI Versi Baru