Juliari P. Batubara Berprestasi Kala Besar, Kecilnya Nakal

0
520
Foto : Mensos Juliari P. Batubara

Jakarta, NAWACITAPOST – Siapa yang tak mengenal Menteri Sosial (Mensos) yang juga politikus PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) Juliari P. Batubara, ternyata kala kecil dirinya nakal atau dikenal juga dengan bengal. Akan tetapi justru bisa berprestasi kala besar. “Waktu SMA, saya sering berkelahi dan tawuran,” kenang Ari. Kebiasaan tersebut sempat membuatnya berurusan dengan polisi. Kebiasaan berkelahi itu terjadi saat Ari masih duduk di bangku SMP ASISI, Jakarta Selatan dan terus berlanjut ke bangku SMAN 8, Jakarta.

Foto : Mensos Juliari P. Batubara

Ari Batubara terlahir dari pasangan AP Batubara (71) dan MH Tambunan (60), pada 22 Juli 1972. Dia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Sebagai anak pertama, Ari memang sengaja dipersiapkan untuk meneruskan bisnis keluarga. Ari lahir dan dibesarkan di Jakarta. Semasa mudanya, dia dikenal sebagai anak yang aktif di organisasi sekolah.

BACA JUGA: Terima Kasih Tuhan, Yasonna Ucap Syukur Dianugerahkan Tanda Kehormatan dari Jokowi

Setelah lulus SMA tahun 1991, Ari melanjutkan pendidikannya di Amerika Serikat, yakni di Riverside City College. Kmudian melanjutkan lagi di Chapman University, California. Setelah lulus tahun 1997, Ari langsung kembali ke Indonesia dan mulai bekerja di perusahaan sang ayah pada tahun 1998. “Tapi saya mulai dari jenjang bawahlah dan hanya digaji satu juta rupiah,” tutur Ari.

Foto : Presiden Jokowi dan Mensos Juliari P. Batubara

Kondisi itulah ayahnya mendorong Ari untuk terus belajar dan menerapkan ilmu yang dipelajarinya di Amerika Serikat. Hasilnya, mulai tahun 2003, Ari dipercaya sang ayah untuk memimpin perusahaan yang memproduksi pelumas. Sebagai perusahaan swasta pertama dan terbesar yang memproduksi pelumas, Ari memang banyak menorehkan prestasi.

Foto : Mensos Juliari P. Batubara

Sejak memegang kendali perusahaan, Ari menerapkan peraturan yang ketat. “Segi profesionalisme dan modern sangat kita jaga dalam perusahaan. Tak hanya peralatannya yang modern, tapi orang – orangnya juga harus berpikiran modern,” paparnya penuh semangat. Hasilnya, penjualan Pennzoil dan Evalub, jenis pelumas yang diproduksi PT Wiraswasta Gemilang Indonesia (WGI), meningkat sampai lima kali lipat.

BACA JUGA: Prabowo Subianto Tidak Butuh Habib Rizieq Lagi?

Selain itu, Pennzoil dan Evalube tampil sebagai salah satu produk pelumas yang patut diperhitungkan dikala maraknya pemasaran produk pelumas asal luar negeri. Bahkan dari segi produk, Ari memperoleh beberapa sertifikasi, seperti ISO 9002, dan ISO 14001. Dalam proses produksinya, perusahaan juga menerapkan Enterprise Resources Planning (ERP). Yang mana bertujuan untuk mengintegrasikan proses bisnis dari perencanaan produksi, pembelian, manufaktur, inventarisasi, penjualan, distribusi, dan keuangan.

Foto : Mensos Juliari P. Batubara

Tak hanya itu saja, salah satu produknya juga mampu meraih sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia) yang menjadikan perusahaannya sebagai pionir di industri pelumas swasta tanah air. PT WGI mampu mempertahankan posisi sebagai perusahaan pelumas swasta pertama dan terbesar di Indonesia.

BACA JUGA: Kasus Bermunculan, Selangkah Lagi Habib Rizieq Tersangka Lagi?

Ari pun aktif di berbagai organisasi. Yakni menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat IMI (Ikatan Motor Indonesia), Ketua Biro Promosi dan Pemasaran KONI Pusat, Ketua Umum Indonesia World Motorsport, Ketua Yayasan Pendidikan Menengah 17 Agustus 1945 dan Dewan Penasehat Masyarakat Pelumas Indonesia. Dia juga pernah menjabat Ketua Umum IMI saat usia baru menginjak 31 tahun dan pengurus di Kadin saat usia 35 tahun.

Foto : Mensos Juliari P. Batubara

Ari pun sempat menjabat pada 2003 sebagai Direktur Utama PT Wiraswasta Gemilang Indonesia dan Direktur Utama PT Arlinto Perkasa Buana. Juliari juga mencicipi kedudukan sebagai Direktur PT Bwana Energy pada 2004 dan Komisaris Utama PT Tridaya Mandiri pada 2005. Juliari tampak menekuni karir di bidang bisnis seperti itu.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Pengalaman Ari dalam menjalankan bisnis dan keaktifannya di dunia organisasi, membentuknya menjadi pakar dan sosok penting. Terutama di Komisi VI DPR RI (Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM & BUMN, Standarisasi Nasional). Pada periode keduanya ia ditempatkan di Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan. Ari hanya mengemban tugas selama satu bulan sebagai anggota dewan pada periode keduanya sebelum ditunjuk sebagai Menteri Sosial. Lalu kemudian menghantarkannya menjadi Menteri Sosial (Mensos) yang ditunjuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Kabinet Indonesia Maju.

Foto : Mensos Juliari P. Batubara

Meskipun demikian, masa kecilnya tidaklah seperti dibayangkan kebanyakan orang. Hidup sederhana sudah menjadi makanan sehari – harinya. Lantaran memang sang ibu pernah berjualan gado – gado di daerahnya untuk menopang hidup keluarga. Sementara sang ayah, almarhum AP Batubara merupakan politisi senior dari PDIP yang dekat dengan keluarga Soekarno. Sementara sang paman yaitu Palar Batubara merupakan seorang politisi di Partai Golkar dan pernah menjadi anggota DPR. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Cantik Mempesona Istri Mensos Juliari Bak Bidadari Suka Berbagi