Kakanwil Jawa Timur Krismono Mampu Terjemahkan Instruksi Jokowi dan Yasonna

0
134
Foto : Kakanwil Jawa Timur Krismono

Jakarta, NAWACITAPOST – Krismono, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur (Jatim) mampu menerjemahkan instruksi dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna. Adapun berbagai program Kemenkumham pun terlaksana dengan baik dan terencana. Terutama dalam memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) Dharma Karyadhika semakin digalakkan perhatian terhadap program – program Kemenkumham.

Foto : Kakanwil Jawa Timur, Krismono

Beberapa program yang terlaksana dengan baik diantaranya evaluasi program asimilasi residivis, pencegahan narkoba, pelatihan intelejen, peningkatan pengamanan di seluruh UPT dan lainnya. Kemudian Kakanwil Krismono mencoba memperkuat sinergitas antar penegak hukum. Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono bersama jajarannya melakukan audiensi dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran. Audensi tersebut membahas tentang isu terkini terkait permasalahan di Lembaga Pemasyarakatan dan Imigrasi.

BACA JUGA: Gatot Nurmantyo Kelabui Publik, Pura – Pura Setuju Omnibus Law?

Pada jajaran Kemenkumham Jatim, Fadil mengaku selama ini kedua pihak selalu bersinggungan dalam menjalankan setiap tugas dan fungsi di segala aspek dan bidang hukum. Baik dalam aspek pertahanan dan keamanan wilayah maupun pembinaan narapidana “Saya kemarin baru mengumpulkan Kapolres untuk membicarakan proses penegakan hukum yang berakibat pada membeludaknya tahanan dan berujung pada over kapasitas lapas,” katanya pada 18 Agustus 2020.

BACA JUGA: Bareskrim Tangkap KAMI, Ternyata Ngeri Percakapannya, PKS Justru Minta Bebaskan

Permasalahan tersebut, lanjut Fadil, menjadi salah satu yang harus dicarikan solusinya. Menurutnya, penegakan hukum harus tetap jalan. Namun harus tetap memperhatikan situasi dan kondisi lapas. Jangan sampai nanti over kapasitas mempengaruhi pembinaan. Selain itu, Fadil juga mengatakan bahwa Imigrasi juga sangat berperan dengan semakin tingginya trans national crime. Sehingga, dengan komunikasi ini diharapkan memudahkan pelaksanaan tugas ke depannya.

BACA JUGA: AHY Tolak Omnibus Law Sebelum Baca, Kader Lari ke Megawati?

Untuk itu akan dia akan memerintahkan jajarannya terus menjalin komunikasi dan backup Lapas atau Rutan maupun Keimigrasian di Jatim. Dan bila diperlukan akan dibuat perjanjian kerjasamanya.  “Suka duka di lapas, keberadaan orang asing, polisi juga harus tahu,” ujar Fadil.

BACA JUGA: AHY Bicara Kakek Penumpas PKI, Rekonsiliasi, Gantikan Jokowi?

Sementara itu Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono mengatakan. Pihaknya berterima kasih atas sinergitas yang telah berjalan antara Kemenkumham Jatim dengan kepolisian selama ini. Baik itu sinergitas dengan Lapas atau Rutan maupun keimigrasian dalam hal ini Timpora. “Alhamdulillah dari koordinasi tersebut, Lapas Rutan dan Imigrasi di Jatim dalam situasi kondusif,” ucapnya.

Foto : Kegiatan Kakanwil Jawa Timur Krismono

Krismono juga meminta dukungan terkait tengah berprosesnya Kanwil Jatim dan jajaran menuju WBK dan WBBM. Dan bila ditemukan pelanggaran, apalagi terkait peredaran gelap narkoba pihaknya akan siap memberantas dan menindak tegas para pelakunya. “Komitmen kami sudah jelas, kami tidak akan membiarkan warga binaan apalagi petugas yang berkhianat langsung saja diproses hukum,” tandasnya. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?