Yasonna bersama Kemenkumham Peduli CPNS Transparan, Libatkan Pusat dan Daerah

0
273
Foto : Menkumham Yasonna Laoly, Legislatif Marinus Gea, Direktur Merk Nofli, Kakanwil Kemenkumham Jabar Imam Suyudi dan jajaran Kanwil Kemenkumham Jabar

Bandung, NAWACITAPOST – Kepedulian Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna bersama jajaran di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) diwujudkan dengan pelaksanaan seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) yang transparan. Sebab Yasonna menekankan bahwa pelaksanaan CPNS melibatkan pusat dan daerah. Seperti test Poltekim dan Poltekip yang dilaksanakan di Lapas Kelas II A Bandung Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jawa Barat (Jabar) pada 17 Oktober 2020.

Foto : Kedatangan Menkumham Yasonna ke Lapas Kelas II A Bandung

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna memotivasi para CPNS yang sedang melaksanakan test saat berkunjung ke Lapas Perempuan Kelas II A Bandung, Jawa Barat. Yasonna melihat keseriusan para CPNS dalam mengikuti test Poltekim dan Poltekip. Keduanya termasuk dalam program Catar Praja Kemenkumham.

BACA JUGA: Anies, Mantan Rektor Anjurkan Berdemo

Sebelumnya sudah diinformasikan dalam pendaftaran. Seleksi Penerimaan Calon Praja Catar Kemenkumham 2020 merupakan salah satu perguruan tinggi kedinasan yang terbuka untuk umum. Menjadi kebanggaan jika bisa masuk kuliah di Catar Kemenkumham. Otomatis akan menjadi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil). Pelaksanaan Catar Kemenkumham ada dua cara. Yaitu jalur khusus dan online.

Foto : Menkumham Yasonna Laoly, Legislatif Marinus Gea, Direktur Merk Nofli, Kakanwil Kemenkumham Jabar Imam Suyudi dan jajaran Kanwil Kemenkumham Jabar

Yasonna pun memotivasi para CPNS. Yasonna menyampaikan bahwa proses seleksi CPNS bersifat transparan ke para CPNS. Sehingga melibatkan pusat dan daerah. “Kalian harus semangat dalam pelaksanaan seleksi. Sebab ini seleksi dilakukan transparan. Melibatkan pusat dan daerah,” katanya. Kemudian Yasonna melihat serangkaian proses seleksi. Seperti test tertulis, wawancara dan praktek. Para CPNS menunjukkan praktek keahlian dan baris berbaris. Yasonna sangat senang melihat para CPNS pemuda pemudi begitu antusias dalam mengikuti seleksi.

BACA JUGA: AHY SBY bersama Demokrat Bagai Air di Daun Talas

Ketika dikonfirmasi oleh Nawacitapost, Yasonna pun menerangkan. “Pertama dulu mereka kan mau masuk. Jangan grogi. Tenang wawancara. Yang pasti prosesnya transparan. Tentu kapasitas yang kita terima terbatas dan tidak semua dari mereka. Maka dalam hal ini persaingan ada. Tapi ini sudah yang terbaik. Sudah proses mulai dari CAT. Kemudian Kesamaptaan. Ya sekarang wawancara. Ya mudah – mudahan mereka semua. Ini tinggal langkah – langkah terakhir,” terangnya.

Foto : Menkumham Yasonna Laoly, Legislatif Marinus Gea, Direktur Merk Nofli, Kakanwil Kemenkumham Jabar Imam Suyudi dan jajaran Kanwil Kemenkumham Jabar

“Kalau pada suatu saat mereka diterima, kita harapkan mereka menjadi bagian Kementerian Hukum dan HAM yang menjaga integritas. Menjadi ASN yang betul – betul memberikan baktinya untuk bangsa dan negara. Apalagi banyak juga diantara mereka yang akan menjadi penjaga tahanan. Kompleksitas persoalan di Rumah Tahanan maupun Lapas kita itu sangat banyak. Maka mereka, kita akan siapkan untuk itu. Karena mereka sudah punya proses yang panjang. Kita yakin mereka sudah siap kita bina untuk menjadi penjaga tahanan maupun Lapas nanti,” pungkas Yasonna.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Sementara Kepala Kanwil Kemenkumham Jabar Imam Suyudi mengatakan mengenai proses seleksi para CPNS. “Untuk seleksi wawancara CPNS dengan memperagakan keterampilan atau keahlian dimaksudkan kita mendapatkan CPNS yang benar – benar berkualitas dan siap untuk bekerja. Terutama bekerja dengan fisik yang sehat sebagai penjaga tahanan. Prosesnya dilakukan transparan. Proses penerimaan dilakukan secara terbuka dan transparan. Yaitu bahwa hasilnya langsung segera dapat diketahui oleh peserta setelah ujian dilaksanakan. Lalu dilaksanakan oleh para penguji yang dipadukan dari pejabat pusat dan pejabat di wilayah,” jelasnya.

BACA JUGA: Penetapan UMP 2021 Tetap Memakai Formula Kenaikan 0%

Dilanjutkan penjelasan dari Imam Suyudi. “Seluruh peserta mempunyai kesempatan peluang yang sama. Termasuk untuk masuk sebagai CPNS di Kemenkumham. Kalau memang tentunya terpilih mereka yang benar – benar berkualitas dari berbagai aspek. Baik intelektual, integritas,  kemampuan fisik yang sehat, kemampuan yang baik dalam berbangsa bernegara dan ketrampilan/keahlian memadai sebagai dasar dalam pelaksanaan kerja nantinya,” pungkasnya.

Foto : Menkumham Yasonna Laoly, Legislatif Marinus Gea, Direktur Merk Nofli, Kakanwil Kemenkumham Jabar Imam Suyudi dan jajaran Kanwil Kemenkumham Jabar

Yasonna datang berkunjung bersama jajarannya. Diantaranya Direktur Merk Nofli dan Ketua Umum DPP HIMNI sekaligus Anggota Komisi III DPR RI Marinus Gea. Kunjungan Yasonna sangat disambut hangat oleh Kakanwil Jawa Barat, Imam Suyudi dan para jajarannya. Seperti Kasubag Humas Kanwil Jabar Yayan, Kepala Lapas Perempuan Putranti, Kepala Lapas Sukamiskin Thurman Hutapea, Kepala Rutan Perempuan Maya dan lainnya. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Yasonna Laoly Bangga Produk Narapidana, Diminta Daftarkan ke Ditjen HKI