Bulan Juni, Bulan Bung Karno : Pancasila, Dasar Dinamis dan Ideologi

3
54
Foto : Isi Pancasila

Jakarta, NAWACITAPOST – Bulan Juni merupakan Bulannya Dr. Ir. H. Soekarno atau dikenal dengan Bung Karno, Presiden Pertama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pancasila diperingati sebagai hari lahirnya setiap tanggal 01 Juni. Demikian berdasarkan Kepres (Keputusan Presiden) no. 24 tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Pancasila bagi Bung Karno merupakan benar – benar suatu dasar yang dinamis. Bung Karno juga menekankan Pancasila dijadikan sebagai ideologi NKRI.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Foto : Presiden Pertama, Bung Karno

Pancasila berisi lima sila. Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Kedua, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Ketiga, Persatuan Indonesia. Keempat, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan. Kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

BACA JUGA: Kuliah Ikatan Kedinasan Poltekip Poltekim Kemenkumham Segera Dibuka, Buruan Persiapkan Diri dan Daftar!

Foto : Presiden Jokowi

Hari lahirnya Pancasila ada tentu saja untuk mengingatkan akan perjuangan Bung Karno. Terlebih dalam perjalanan memperjuangkan kemerdekaan. Perjalanan yang juga menegakkan ideologi Pancasila. Menanamkan sebagai dasar NKRI yang dinamis. Mampu menghimpun segenap tenaga rakyat Indonesia. Bisa mempersatukan bangsa Indonesia. Bukan hanya mencetuskan revolusi dan mengakhiri revolusi dengan hasil yang baik.

BACA JUGA: Yasonna Sembari Lantik Pejabat Eselon II Kemenkumham, Ajak Sukseskan New Normal

Foto : Ketum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri (putri dari Bung Karno)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sangat apresiasi terhadap Hari Lahirnya Pancasila. Presiden Jokowi mengajak menyegarkan kembali ingatan perjuangan bangsa Indonesia. Menjelaskan pula 129 juta anak muda semestinya bisa mengerti ideologi Pancasila. Tentunya akan berbahaya bagi NKRI. Begitu pun ditegaskan oleh Ketua Umum (Ketum) DPP PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus putri dari Bung Karno, Megawati Soekarnoputri.

BACA JUGA: 67 Tahun Yasonna Laoly : Bermakna, Berkesan dan Berpesan bagi Semua. Berikut Testimoni Para Tokoh !

Foto : Menteri PANRB Tjahjo Kumolo

Kemudian Menteri PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), Tjahjo Kumolo pun menegaskan. Bangsa Indonesia terdiri dari beragam suku, budaya, bahasa dan keyakinan. Semua hanya bisa dipersatukan dengan Pancasila. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Tjahjo Kumolo, Sang Menteri Pujangga Puitis, Kolektor Barang Antik, Doyan Daging Kambing