Ki ke ka : Arya Sinulingga berpelukan dengan Anies Baswedan. Foto Okezone.com.

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Dua (2) tahun lebih Arya Sinulingga berlabuh di Kementrian BUMN sebagai staf khusus merangkap juru bicara (Jubir). Sebelumnya ia anak buahnya Harry Tanoesodibjo (HT) bosnya MNC Grup.

Baca Juga : Netizen : Arya Sinulingga Staff Khusus Rasa Menteri BUMN

Tambatan di Kementrian BUMN membuat Arya disebut orang kedua setelah Menteri Erick Thohir dalam soal pengaruh. Karena hubungan Erick dan Arya secara intens dibangun sejak pilpres 2019. Erick Ketua Tim Sukses Jokowi, Arya Jubir tim suksesnya.

Baca Juga : Serangan Arya Sinulingga ke Ahok, Penyebab Citra Negatif Pemerintahan Jokowi

Sebelum Arya bergabung di tim suksesnya Jokowi. Pilpres 2014 Arya bersama HT menjadi pendukung utama  tim sukses Prabowo – Hatta. Pilkada 2017 mendukung Anies -Sandi.

Baca Juga : Ahok Bongkar Kontrak yang Merugikan Pertamina, Arya Sinulingga : Ngancam!!!

Kemudian, masuknya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Komisaris Utama Pertamina. Membuat Arya Sinulingga merasa terganggu. Sebabnya, Ahok adalah orang yang mendobrak ketimpangan dan kerugian negara. Kontrak pertamina yang sudah,  akan dilakukan, dan merugikan Pertamina oleh Ahok dicabut atau dihentikan.

Baca Juga : Kecam Cara Ahok, Arya Sinulingga Tidak Mendukung Program Nawacita Presiden Jokowi

Penghentian kontrak yang merugikan Pertamina. Sampai juga ke telinga Arya. Melalui akun media sosialnya. Arya berbeda pendapat dengan Ahok. Jangan membatalkan kontrak karena itu sudah melalui tahapan, begitu kira-kira cuitan Arya di akun medsosnya.

Melihat kegelisahan Arya terhadap Gerakan Ahok di BUMN Pertamina. Bahkan netizen menduga, ia telah merusak citra Kementriaan BUMN, dalam mewujudkan program nawacita Presiden Jokowi. Salah satunya membersihkan praktek-praktek yang tidak sehat dalam berkarya secara global.

Pertanyaannya, kenapa Menteri Erick mendiamkan Arya ‘ribut’ dengan Ahok. Jawabannya bisa bermacam-macam. Mungkin Menteri Erick belum melihat ada bukti kuat Arya merugikan kementerian BUMN.

Baca juga :  Beda, Era Kepemimpinan Anies Baswedan dan Ahok Soal ASN Tak Mau Lelang Jabatan