Yasonna Lantik Dirjen dan Irjen Beserta Jabatan Lain Kemenkumham

6
692

Jakarta, NAWACITAPOST – Kementerian Hukum dan HAM ( Kemenkumham ) telah melantik Pimti ( Pimpinan Tinggi ) Madya dan Pimti ( Pimpinan Tinggi ) Pratama. Dilantik langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Prof. Yasonna H. Laoly. Kemudian dilakukan pengambilan sumpah janji untuk para pejabat yang baru dilantik. Disiarkan langsung oleh website resmi Kemenkumham.

Foto : Menkumham, Yasonna Lantik Dirjen dan Irjen Berserta Jabatan Lain Kemenkumham

Terlihat acara pelantikan begitu hikmat. Tentu tetap menjalankan protokol kesehatan.  Menggunakan masker dan jaga jarak. Acara dilaksanakan tepat pada hari ini Senin, 4 Mei 2020 di Graha Pengayoman, jalan Rasuna Said, Jakarta. Dimulai pada 10 pagi tadi. Acara berlangsung sekitar beberapa jam.

Sejatinya pejabat yang baru saja dilantik bisa menjaga nama baik Kemenkumham. Selain itu, bisa bersinergi untuk setiap stakeholder lain.  Melakukan tugas dan tanggung jawab sebaik mungkin. Bisa beradaptasi.

Foto : Pejabat Dirjen dan Irjen Kemenkumham berserta jajaran yang dilantik

Para pejabat yang dilantik diantaranya  Drs. Imam Jauhari, MH sebagai Sekretaris Inspektoral Jenderal. Kemudian Drs. Tholib, SH, MH. Sebagai Inspektur Wilayah VI pada Inspektorat Jenderal. Begitu pula para jajaran dibawahnya. Ada 14 jabatan lainnya. Seperti Kepala Divisi dan Kepala Lembaga. Beberapa pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilantik melalui jaringan video conference.

BACA JUGA: Andi Arsyil, Pernah Dari Mobil Mewah Jadi Mobil Angkot

Tak kalah penting, Jhoni Ginting yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Jenderal ( Irjen ) Kemenkumham. Selain Irjen, juga sebagai Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi. Kini, akan mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Direktur Jenderal ( Dirjen ) Imigrasi. Menggantikan jabatan Jhoni Ginting sebelumnya. Dilantik Kapolda Kepri sebagai Inspektur Jenderal Kemenkumham. Yakni Irjen Pol. Andhap Budi Revianto, SIK. Kemudian, Reynhard Saut Poltak Silitonga dilantik sebagai Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Foto : Pejabat Dirjen dan Irjen Kemenkumham berserta jajaran yang disumpah janji jabatan

Dalam sambutan, Yasonna mengatakan. Promosi, mutasi dan rotasi di lingkungan Kemenkumham adalah hal biasa dalam sebuah organisasi.

Yasonna memberikan beberapa tugas kepada Dirjen Imigrasi baru. Diantaranya aman dalam imigrasi sebagai pintu gerbang dari lalu lintas orang asing. Kemudian mampu menerapkan protokol pencegahan Covid 19 di seluruh titik masuk Indonesia.

BACA JUGA: BPH Fornisel berkunjung ke kediaman mantan Ketua Umum Fornisel

Ada pula tugas lain dari Yasonna untuk Dirjen Imigrasi. Memberikan perhatian kepada pekerja migran Indonesia. Tak lupa juga para WNI yang pulang dari Malaysia, Arab Saudi dan negara lain untuk tetap diperiksa dengan standar prosedur kedatangan Covid 19.

Yasonna juga memerintahkan Dirjen Imigrasi baru. Menjalankan penegakan hukum keimigrasian dengan baik dan benar. Menutup setiap celah yang ada untuk melakukan pungli. Bukan hanya pungli, tetapi juga bisa mencegah celah transaksi narkoba.

Yasonna turut pula menginstruksikan agar memberikan partisipasi publik. Terlebih dalam pengawasan orang asing melalui wadah Tim Pengawasan Orang Asing ( TIMPORA ). Yang mana selama ini sudah dilakukan bersama stakeholder lainnya.

Foto : Kemenkumham RI, Prof. Yasonna H. Laoly

Lanjutnya, sisi pelayanan keimigrasian. Yasonna mengamanahi Dirjen Imigrasi baru untuk memberikan pelayanan keimigrasi secara maksimal. Ditekankan pula untuk bisa seadil – adilnya sesuai peraturan hukum yang berlaku.

Yasonna juga menugaskan untuk membangun dan memperbaiki Sistem Manajemen Informasi Keimigrasian ( SIMKIM ). Baik secara terstruktur, akuntabel maupun transparan . Tidak untuk kepentingan pribadi.

BACA JUGA: Prof. Yasonna H. Laoly, Akan Ramaikan OPini Melalui Zoom Meeting

Yasonna berkeinginan pejabat dilantik mempunyai kompetensi, integritas, profesional, kinerja dan moralitas yang tinggi. Tidak memberikan ruang kepada siapapun. Dalam hal Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN ). Bisa mengantisipasi dugaan fraud atau penyimpangan yang mungkin terjadi. Bisa menerobos atas kesulitan yang ada.

Para pejabat yang baru saja dilantik merupakan pejabat pilihan. Mampu untuk menjawab perkembangan dan dinamika yang terus bergerak maju. Jabatan yang diberikan selain patut disyukuri, juga harus dapat dijaga dan diimbangi. Dengan prestasi, kejujuran dan keikhlasan dalam bekerja. Dalam rangka menciptakan tatanan kepemerintahan yang baik. Sangat diperlukan adanya penempatan aparatur yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. ( Ayu Yulia Yang )

Comments are closed.