Gereja Kembali Didemo, Pastor Diungsikan. Negara Diminta Bertindak

6
1999
Karimun, NAWACITA - Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjung Balai Karimun, Keuskupan Pangkalpinang kembali didemo massa pada Kamis, 6 Februari 2020.
Gereja Kembali Didemo, Pastor Diungsikan. Negara Diminta Bertindak

Karimun, NAWACITA – Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjung Balai Karimun, Keuskupan Pangkalpinang kembali didemo massa pada Kamis, 6 Februari 2020.

Massa memprotes langkah pihak paroki melanjutkan proses pembangunan Gereja baru, yang Izin Mendirikan Bangunan (IMB)-nya sudah diperoleh pada Oktober tahun lalu.

Hari ini pihak Gereja melakukan pembongkaran terhadap bangunan lama, yang akan direnovasi total.

Baca Juga: Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto, Diduga Gelapkan Dana Setengah Triliun

Namun, langkah itu terpaksa dihentikan karena massa menggelar aksi protes, meminta pihak Gereja menghentikan pembongkaran bangunan, karena IMB gereja kini sedang digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Saat aksi itu, Romesko Purba, Humas Panitia Pembangunan Gereja berusaha menghadang massa, demikian juga Pastor Paroki, Romo Kristiono Widodo Pr.

Namun, untuk menghindari kekerasan, aparat yang sudah berjaga di lokasi mengamankan mereka ke kantor polisi.

Seperti dikutip dari katoliknews, Pastor Paroki Santo Joseph Tanjung Balai, Romo Kristiono Widodo menghadapi pendemo, karena situasi tak kondusif, Humas dan Pastor Paroki diamankan ke Mapolres Karimun.

Baca Juga: Rocky Gerung Bantah Memiliki Akun Medsos

Aparat sebelumnya meminta pihak Gereja menghentikan proses pembongkaran, dengan alasan menjaga kondusivitas. Namun, pihak Gereja berpendapat, gugatan ke PTUN saat ini tidak bisa membatalkan IMB yang sudah mereka perjuangkan bertahun-tahun.

Video yang memperlihatkan massa menggeruduk lokasi Gereja kini beredar luas di media sosial, meminta pemerintah pusat mengambil langkah, memastikan adanya perlindungan bagi pihak Gereja.

6 KOMENTAR

  1. Waduuh kenapa malah pastor di ungsikan, yang seharusnya di jaga ke amanannya dan tidak ada perlunya penghentian pembangunan gereja tsb.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here