Kolase.

Jakarta, NAWACITAPOST. COM – Payung hukum berupa UU tentang pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru bernama Nusantara telah disahkan DPR. Hal itu merupakan pegangan pemerintahan Presiden Jokowi, dalam  melangkah dan berpacu demi terwujudnya IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Baca Juga : Ibu Kota Negara Baru Diucapkan Presiden Pertama Soekarno, Diwujudkan Jokowi

Seperti diketahui, luasnya IKN mencapai 180 ribu hektar, biayanya kurang lebih 500 triliun rupiah, dan bakal dihuni 1,5 juta jiwa, dan tahap pertama di awal tahun 2024 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 500 ribu sudah berada di sana.

Baca Juga : Jokowi Sang ‘Proklamator’ Ibu Kota Negara Bernama Nusantara  

Seperti disampaikan Presiden Jokowi pada acara Dies Natalis ke-67 civitas akademika Universitas Katolik Parahyangan dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Senin (17/1/2022).

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan,  selain karena Jakarta yang telah padat penduduknya, tujuan utama pemindahan ibu kota baru adalah membangun kota pintar yang kompetitif di tingkat global, membangun sebuah lokomotif baru untuk transformasi negara menuju Indonesia yang berbasis inovasi, teknologi, dan ekonomi hijau.

IKN yang dibangun ini, nanntinya tidak akan berfungsi sebagai kantor pemerintahan semata, tapi juga menjadi kota baru yang smart dan kota baru yang kompetitif di tingkat global, jelas Jokowi diacara tersebut.

Pernyataan Jokowi terkait Jakarta yang padat penduduknya. Diberitakan media ternama Inggris The Guardian turut menuliskan perpindahan ibu kota ini dengan harapan beban Jakarta sebagai kota berpenduduk 10 juta jiwa yang terkenal macet, sering dilanda banjir, dan merupakan salah satu kota yang paling cepat tenggelam di dunia akibat pengambilan air tanah yang berlebihan, dapat berkurang.

Baca juga :  Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Kolaborasi Kebangsaan

Hal senada juga disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani, IKN bisa mengatasi kesenjangan antara Jawa dan luar jawa.

Bahkan pengusaha besar Elon Musk seperti diberitakan bisnis.com pada 14 Januari 2022, menurut  Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkap bahwa terdapat permintaan khusus untuk pendirian situs peluncuran pesawat SpaceX di lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

Namun, jika permintaan Elon Musk di setujui Presiden Jokowi dan DPR, maka ke Amerika bisa mencapai waktu 2 jam dengan pesawat SpaceX.

Bukan Elon Musk saja yang mau melaksanakan usahan di IKN baru. Kabarnya, pemerintah dan pengusaha Timur Tengah, terutama dari negara Uni Emirat Arab sebelum UU IKN disahkan telah lebih dahulu terlibat membangun IKN.

Sebab, untuk membangun IKN dengan dana yang besar tak mungkin seluruhnya dikeluarkan dari dana APBN, perlu adanya Kerjasama yang saling menguntungkan, jelas Suharso Monoarfa dalam berbagai kesempatan.

Yang jelas, Jokowi semakin percaya diri  membangun IKN. Bahkan mungkin dalam tahun ini (2022) Jokowi lebih sering berkantor di IKN. Untuk menunjukan kepada rakyat Indonesia dan dunia internasional, IKN pasti terwujud.

Pastinya, IKN menurut Presiden Jokowi di situs ikn.go.id, sebagai identitas nasional, cerdas hijau dan berkelanjutan, modern dan berstandar internasional, tata kelola yang efektif dan efisien, dan pendorong pemerataan ekonomi dikawasan timur.