Proklamator Indonesia : Soekarno - Hatta (atas) dan Presiden Jokowi. Kolase

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Nama Soekarno dan Hatta, tak bisa dihapus dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Dua tokoh ini, setiap tanggal 17 Agustus kalimatnya selalu terdengar oleh seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga : Ibu Kota Negara Baru Diucapkan Presiden Pertama Soekarno, Diwujudkan Jokowi

Proklamasi sendiri menurut wikipedia bahasa Indonesia, adalah  pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh orang yang berwenang untuk membuat pengumuman tertentu. Sementara Proklamasi saat ini digunakan dalam rangka pemerintahan beberapa negara dan biasanya dikeluarkan atas nama kepala negara.

Kembali ke proklamasi 17 Agutus 1945. Tujuannya ingin menegaskan kepada dunia internasional, bahwa Indonesia adalah bangsa berdaulat dan mandiri. Bebas dari penindasan dan penjajahan yang menyengsarakan rakyat Indonesi, itulah konteks utamanya dari prokklamasi yang ditandatangani Presiden Soekarno dan Wapres Mohammad Hatta.

Kemudian, jika diibaratkan ibu kota negara baru bernama Nusantara  sebagai ‘proklamasi’ kedua, maka  itu lebih pada konteks menjawab ketimpangan pembangan ekonomi Jawa dan luar Jawa tidak terus melebar, tetapi menyusut dan mungkin sama di tahun-tahun mendatang, karena adaanya perpindahan ibu kota negara yang segera terwujud.

Pasalanya, payung hukum untuk membangun IKN tersebut sudah disahkan oleh DPR. Artinya ada UU yang mengatur terkait IKN. Lebih dari itu nama IKN pun sudah ada, yaitu  Nusantara.

Yang jelas dan pasti dalam potret proklamasi. Soekarno – Hatta Proklamator Indonesia dari Penjajahan, Jokowi mampu ‘memproklamirkan’  yang kedua melalui Ibu Kota Negara bernama Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

 

 

Baca juga :  Pemko Padangsidimpuan Apresiasi Kejari Berhasil Kembalikan Kerugian Keuangan Negara