Pernah Jadi Duta KA, Didi Kempot Wafat Tinggalkan Karya

1
255

Jakarta, NAWACITAPOST – Didi Kempot. Bernama lengkap Dionisius Prasetyo. Akrab disapa Mas Didi. Merupakan salah satu musisi campursari asal Surakarta. Memulai karirnya sejak 1989. Lagu pertama dirilis adalah Cidro. Mengisahkan tentang patah hati.

Didi Kempot. Anak dari pelawak Ranto Adi Gudel alias Mbah Ranto. Era 1990an, sang ayah sempat tergabung dalam salah satu program komedi. Ditayangkan oleh satu tv nasional bertajuk Ketoprak. Tak hanya itu, keluarga dari Didi lain juga berprofesi pelawak. Salah satunya Mamiek Prakoso alias Mamiek Podang. Sempat populer bergabung dalam grup lawak Srimulat.

Didi Kempot. God Father of Broken Heart. Begitu julukan disematkan padanya. Pasalnya lagu – lagunya kebanyakan tentang patah hati. Walaupun memang beberapa judul lagu ada yang berisi nama tempat. Contohnya Stasiun Balapan Solo. Ya tapi tetap saja tentang kesedihan isinya. Tentang seorang lelaki yang ditinggal kekasihnya pergi.

Foto : Didi Kempot tampil di panggung

Didi Kempot. Pria yang dikenal selalu memiliki rambut panjang. Menghabiskan masa kecilnya di salah satu kota di Jawa Tengah, yaitu Solo. Hidup dikelilingi keluarga profesi pelawak. Justru pelawak bukan terbesit dalam hati sanubarinya. Didi sama sekali tak ada keinginan untuk menjadi pelawak.

Didi Kempot. Sedari kecil memang sudah bermimpi menjadi seorang penyanyi sehebat Soedjarwoto Soemarsono alias Gombloh. Sangat ingin menekuni bidang musik. Bahkan, saat SMP, Didi sempat menjual sepeda pemberian sang ayah. Demi bisa membeli gitar. Didi pun sempat dimarahi habis – habisan oleh sang ayah. Namun, tak pernah membuatnya menyerah begitu saja. Bermusik sudah menjadi satu – satunya cita. Akan selalu ditekuni dan diniati.

Didi Kempot. Seiring waktu berjalan. Namanya melejit bagai roket sebagai penyanyi. Dibalik kesuksesannya, Didi tak lulus jenjang SMA. Memang bukan tanpa alasan. Lantaran dirinya ingin fokus dalam menekuni dunia musik. Khususnya campursari.

Foto : Didi Kempot dinobatkan jadi Duta Antinarkoba Nasional oleh BNN

Didi Kempot. Beruntung. Sang ayah tak menyayangkan keputusannya untuk berhenti sekolah. Bahkan sependapat. Seorang seniman tak perlu menempuh pendidikan setinggi langit. Asalkan niat untuk terus mengasah bakat. Terutama bermusik. Itu saja sudah cukup. Tahun 1986, dirinya hijrah ke Jakarta. Mengejar impiannya. Seorang penyanyi campursari profesional. Mulai membuat lagu dan merekamnya sendiri.

Didi Kempot. Citanya terwujud. Setelah itu dipertemukan dengan wanita berparas cantik. Menjadi istrinya, Bernama Yan Vellia. Berprofesi sebagai seorang penyanyi dangdut. Merupakan wanita kelahiran Semarang tahun 1982. Jarak pernikahan dengan Didi memang terbilang cukup jauh. Yakni 16 tahun.

BACA JUGA: Yasonna Lantik Dirjen dan Irjen Beserta Jabatan Lain Kemenkumham

Didi Kempot. Merasa semua tak semudah membalikkan telapak tangan dalam menjalankan. Awal tahun 1984 sangat diingatnya. Sebab Didi merasakan menjadi musisi jalanan alias pengamen. Tentu bersama teman – temannya di Solo dan Yogyakarta. Tapi diriya tak pernah merasa malu. Ini yang harus diketahui. Nama Kempot yang disematkan itu artinya Kelompok Penyanyi Trotoar.  Mengenang perjuangan selama jadi pengamen.

Didi Kempot. Ciri khasnya, selalu bawa sesuatu yang wajib. Coba tebak? Rupanya sang penyanyi suka membawa balsem. Mengaku saat kelelahan, balsem jadi sang obat. Bisa dibuat kerokan.

Foto : Didi Kempot diresmikan jadi Duta KA

Didi Kempot. Tak kalah menarik. Ternyata sempat terpilih sebagai duta PT. Kereta Api Indonesia ( KAI ) pada tahun 2017. Tepatnya 09 Maret. Resmi dilantik sebagai Duta Kereta Api. Oleh Edi Sukmoro selaku Dirut PT. KAI. Selain Duta KAI, diresmikan pula menjadi Duta Antinarkoba Nasional. Dinobatkan oleh BNN di kantornya, Cawang pada 14 Februiari 2020.

BACA JUGA: Raffel Jordy, Suka Berbelanja Barang Klasik Bermanfaat

Didi Kempot. Sayang setelah makin populer dengan sebutan spesial dari fans, Sobat Ambyar. Bahkan, lagu baru sempat dirilis. Diunggah di akun youtube miliknya, Didi Kempot Official pada 28 April lalu. Judulnya Ojo Mudik. Menggandeng Walikota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo ( Rudi ) dan sejumlah Muspida. Ada juga personil TNI dan Polri yang dilibatkan dalam video klip. Sangat diapresiasi. Isinya mengenai pencegahan Covid 19. Jaga jarak, cuci tangan, pakai masker dan selalu berdo’a pada Tuhan. Berbahasa Jawa yang mudah dipahami.

Foto : Suasana berduka Didi Kempot wafat

Didi Kempot. Menghembuskan napas terakhirnya. Wafat usia 53 tahun. Tepatnya hari ini Selasa, 5 Mei 2020. Wafat sekitar pukul 07.30 WIB di RS Kasih Ibu, Solo, Surakarta, Jawa Tengah. Sempat sebelumnya menjalani perawatan. Sebelum meninggal, sempat alami sesak napas. Diduga terkena serangan jantung. Jenazah akan dimakamkan di Desa Sidowayah, kecamatan Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur.

Didi Kempot. Menurut Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Solo, dr. Divan Fernandes. Pihak RS sudah melakukan berbagai upaya pertolongan. ” Pukul 07.25 WIB ke IGD dalam keadaan henti jantung. Sudah dilakukan pertolongan dengan maksimal. Tapi, kondisi tidak tertolong. Almarhum dinyatakan meninggal dunia pukul 07.45 WIB,” kata dr. Divan, dikutip Solopos, Selasa (5/5/2020).

Foto : Jokowi turut berduka cita dan berterima kasih apresiasi Didi Kempot untuk Karya dan Kegiatan Sosial

Didi Kempot. Sungguh luar biasa. Presiden Joko Widodo melalui juru bicaranya, Fadjroel Rachman, pun mengucapkan dukacita atas berpulangnya musisi campursari. Belum lama, Jokowi melalui video conference mengucapkan terima kasih. Memberi dukungan kepada Didi atas gerakan kemanusiaan yang digagasnya.

Didi Kempot. Benar musisi yang selalu akan dikenang. Dikenang akan kejayaan karyanya. Pernah pula menjadi Duta KA. Bahkan, pernah pula merasakan pahitnya hidup berkarya. Menjadi pengamen jalanan. Hingga mempunyai julukan yang takkan terlupakan. ( Ayu Yulia Yang )