FORNISEL Berharap Prioritas Pembangunan Nisel, Bawomataluo Didukung Menko Muhadjir Effendy Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO

0
262
Foto : Menko PMK Muhadjir Effendy, Menkumham Yasonna Laoly, Legislatif Marinus Gea, Analis Kebijakan Polri Brigjen Pol. Bahagia Dachi, Bupati Nisel Hilarius Duha, Firman Giawa dan Ketum Ono Ndruru Beesokhi Ndruru

Jakarta, NAWACITAPOST – Forum Nias Selatan (FORNISEL) berharap prioritas pembangunan Nias Selatan (Nisel) ke Bupati Nisel Bupati Hilarius Duha bersama Firman Giawa. Yang mana diketahui sudah ditetapkan KPU sebagai pasangan terpilih dari Pemilihan Calon Kepala Daerah (Cakada) 2020. Harapan FORNISEL akan kepemimpinan Hilarius Duha disampaikan Ketua Umum (Ketum) Brigjen. Pol. Bahagia Dachi pada (30/03/2021). Lalu juga datang kabar gembira bahwa salah satu desa di Nisel, Bawomataluo didukung Menko PMK Muhajir Effendy untuk segera menjadi situs warisan dunia UNESCO.

Foto : Menko PMK Muhadjir Effendy

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menuturkan. Pemerintah sedang mengupayakan Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Nias Selatan, menjadi situs world heritage (warisan dunia) UNESCO. Perlu diketahui, pada tahun 2017 Desa Bawomataluo telah mendapat predikat Cagar Budaya Nasional. Menurutnya, rumah adat Suku Nias telah mendapatkan pengakuan secara resmi dari pemerintah.

Foto : Menko PMK Muhadjir Effendy

“Tahun 2018 alhamdulillah berhasil kita perjuangkan menjadi desa adat resmi secara nasional. Pemerintah daerah, kepala adat, dan juga kepala desa Bawomataluo harus bertanggung jawab melestarikan rumah adat ini,” ujarnya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Nias Selatan, Kepulauan Nias pada (17/3/2021). Bahkan, keberadaan rumah adat itu salah satunya juga berhasil menghantarkan Desa Bawomataluwo ditetapkan sebagai Desa Cagar Budaya Nasional oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun 2018.

Foto : Menko PMK Muhadjir Effendy

“Sekarang masih kita upayakan (untuk warisan dunia UNESCO) termasuk wayang kulit, pencak silat, ini sudah ngantre termasuk Desa Bawomataluo, semoga dalam waktu tidak lama,” kata Muhadjir saat mengunjungi Desa Bawomataluo, pada (18/3/2021). Dia berharap Desa Bawomataluo kedepannya akan dikenal oleh masyarakat dunia karena predikat dari UNESCO. Menurutnya, Pemerintah Daerah bersama tokoh adat dan kepala desa harus ikut bertanggung jawab melestarikan keberadaan cagar budaya ini di Kepulauan Nias.

Foto : Menkumham Yasonna Laoly, Legislatif Marinus Gea, Analis Kebijakan Polri Brigjen Pol. Bahagia Dachi, Bupati Nisel Hilarius Duha, Firman Giawa dan Ketum Ono Ndruru Beesokhi Ndruru

Muhadjir menyarankan ke Kepala Daerah untuk mengajukan proposal mengenai revitalisasi rumah adat kepada Pemerintah Pusat. “Inilah kekayaan yang tidak ternilai harganya dari kebudayaan Nias Selatan, ini tanggung jawab kita bersama melestarikannya,” tegasnya. Hal senada juga disampaikan Bupati Nias Selatan Hilarius Duha. Menurutnya, jika Desa Bawomataluo menjadi salah satu warisan dunia, maka akan berdampak besar terhadap daerahnya, termasuk pendapatan daerah dan perekonomian masyarakat setempat.

BACA JUGA: Tak Hanya Suami, Istri juga Bisa Selingkuh Ngamar Lho, Ini Buktinya!

Foto : Analis Kebijakan Polri Brigjen Pol. Bahagia Dachi, Firman Giawa dan Ketum Ono Ndruru Beesokhi Ndruru

Oleh karenanya Brigjen Pol. Bahagia Dachi pun tak hanya sekadar memberikan ucapan selamat. Melainkan juga memberikan pengharapan untuk Nisel lebih baik kedepannya. Kepala Daerah bisa memprioritaskan pembangunan yang bisa menopang perekonomian masyarakat. Sehingga nantinya kesejahteraan masyarakat meningkat dan kebutuhan gizi terpenuhi. “Saya ucapkan selamat. Pesan saya, jadilah pemimpin bagi seluruh masyarakat Nias Selatan. Prioritaskan pembangunan yang bermanfaat bagi orang banyak,” ungkapnya.

Foto : Ketum HIMNI Marinus Gea, Ketum FORNISEL Brigjen Pol. Bahagia Dachi, Ketua Kominfo HIMNI Faigiziduhu Ndruru dan Ketum Ono Nduru Beesokhi Ndruru

Sebelumnya, Legislatif sekaligus Ketua Umum HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias Indonesia) Marinus Gea pun turut mengucapkan selamat dan memberikan pesan. Dia mengungkapkan pada (18/03/2021). Bahwa marilah untuk menghargai apapun hasil yang sudah diputuskan.  “Kita menghargai apa yang sudah diputuskan oleh MK. Bahwa Keputusan MK adalah final. Dan sudah mempertimbangkan seluruh bukti – bukti, seluruh proses hukum yang berlaku sudah dijalankan. Sehingga menetapkan Pak Hilarius Duha dan Firman Giawa menjadi Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan 2021 – 2024,” ungkap Marinus Gea.

BACA JUGA: AHY Terbelit Polemik Demokrat, Kasus Century Diduga Libatkan Ayahanda SBY Kembali Mencuat

Foto : Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menkumham Yasonna Laoly

Sementara, Menkumham Yasonna Laoly menekankan untuk segera tancap gas melakukan realisasi program kerja Nisel. “Saya ucapkan selamat kepada Pak Hilarius Duha dan Firman Giawa sebagai Bupati dan Wakil Bupati. Saya harap mereka dapat bekerja keras untuk membangun Kabupaten Nias Selatan. Langsung tancap gas,” tuturnya. Menjawab hal itu, Bupati Nisel Hilarius Duha pun mengatakan. “Jika Desa Bawomataluo menjadi salah satu warisan dunia, maka akan berdampak besar terhadap daerahnya, termasuk pendapatan daerah dan perekonomian masyarakat setempat,” katanya.

Foto : Direktur Nawacitapost sekaligus Ketum Ono Ndruru Beesokhi Ndruru bersama Menko PMK Muhadjir Effendy

Kemudian Beesokhi Ndruru selaku Ketua Umum (Ketum) Ono Ndruru sekaligus Direktur Nawacitapost pun turut mengatakan. Bahwa kemenangan yang didapat merupakan aspirasi masyarakat Nias Selatan. Yang mana mempercayakan Hilarius Duha yang mana memiliki kinerja yang baik sebagai Kepala Daerah selama periode berjalan ini. “Kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Nias Selatan. Masyarakat Nias Selatan sudah semakin dewasa berdemokrasi. Dalam berdemokrasi, setidaknya proses ini sudah dilewati sesuai dengan peraturan perundang – undangan. Selanjutnya mari kita saling merangkul untuk melanjutkan pembangunan di Nias Selatan,” ujarnya. (Ayu Yulia Yang)

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar