Refleksi Tahun 2020, Yasonna Laoly Persembahkan Segudang Prestasi untuk Negeri

0
650
Foto : Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly

Jakarta, NAWACITAPOST – Seorang Menteri dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Yasonna Laoly rupanya merefleksikan tahun 2020. Terlebih memang dirinya sudah mempersembahkan segudang prestasi untuk negeri. Tak lain direalisasikan dalam instansi yang dipimpinnya, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Dia benar – benar menyadari amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya sebagai Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya Kemenkumham juga turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 dan meringankan beban masyarakat lewat berbagai bantuan.

BACA JUGA: Awali 2021 Gowes bersama Sahabat, Yasonna Laoly Optimis Kemenkumham Mampu Pertahankan dan Tingkatkan Prestasi

Foto : Menkumham Yasonna

 

Namun Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly tetap mengingatkan jajarannya untuk terus meningkatkan kinerja, meski berhasil meraih sederet prestasi sepanjang tahun 2020. Hal tersebut disampaikan Yasonna dalam acara Refleksi Akhir Kinerja Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2020 di Jakarta, pada (29/12/2020). “Tahun 2020 boleh berakhir. Tetapi perjuangan dan kerja keras belum berakhir. Justru, kita akan memulai babak dan episode yang baru di tahun 2021. Jaga integritas, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas untuk menyelesaikan seluruh persoalan kinerja secara tuntas dan berkualitas,” katanya.

Foto : Menkumham Yasonna

Yasonna mengakui, tahun ini merupakan tahun yang penuh dinamika dan tantangan akibat tekanan pandemi Covid 19. Sehingga tanpa kerja keras segenap jajaran, Kemenkumham tak mungkin bisa beradaptasi dan berhasil meraih sederet prestasi. “Puji Tuhan, tahun 2020 mampu kita lewati dengan baik dan mengukir beberapa prestasi. Terima kasih kepada sahabat – sahabat saya, jajaran Menteri dan Kepala Lembaga Negara, yang telah setia menjalin sinergi dan kolaborasi dengan Kemenkumham. Terutama, kepada Menteri PAN-RB serta Ketua Ombudsman yang selalu setia mendampingi saya membina ASN Kemenkumham, membina pelayanan publik hingga berjalan dengan baik,” jelasnya.

Foto : Menkumham Yasonna

Yasonna membeberkan pula bahwa Kemenkumham berhasil membangun Zona Integritas sekaligus mendeklarasikan Janji Kinerja. Alhasil, sebanyak 72 satuan kerja berhasil mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan 11 satuan kerja lainnya mendapat predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “Ini merupakan hal yang menggembirakan karena terjadi peningkatan dari tahun 2019 sejumlah 34 WBK dan 4 WBBM. Di A tahun 2021, harus lebih baik serta meningkat lagi dari segi kualitas dan kuantitasnya,” terangnya.

Foto : MenPANRB Tjahjo Kumolo dan Menkumham Yasonna

Lebih lanjut Yasonna mengungkapkan dalam sosial medianya @yasonna.laoly. “Kita tiba di penghujung tahun 2020, banyak yang telah terjadi. Boleh saya katakan, 2020 adalah tahun yang penuh gejolak. Tak mudah melaluinya. Meski demikian, keluarga besar Kementrian Hukum dan HAM banyak menorehkan capaian di tahun ini. Saya atas nama pribadi dan juga sebagai Menteri Hukum dan HAM, berterima kasih pada seluruh jajaran Kemenkumham yang telah bekerja keras sepanjang tahun ini. Terima kasih 2020, kita songsong 2021 dengan lebih bersemangat, dengan #kumhamlebihpasti. Happy New Year to all of you,” ungkapnya.

Foto : MenPANRB Tjahjo Kumolo dan Menkumham Yasonna

Kemenkumham mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan tahun 2019. Di samping itu, Kemenkumham juga mendapatkan predikat terbaik dari Kementerian Keuangan dalam pengelolaan anggaran. Adaptasi juga digeber, agar pelayanan publik di tengah kenormalan baru dalam pelaksanaan tugas dan fungsi bisa tetap maksimal. Di bidang Keimigrasian misalnya. Kemenkumham menerbitkan peraturan tentang pelarangan lalu lintas orang asing serta menerapkan protokol kesehatan bagi setiap orang yang masuk dan keluar wilayah Indonesia, perpanjangan izin tinggal online, visa online, dan inovasi Eazy Passport.

Foto : Refleksi Tahun 2020, Yasonna Laoly Persembahkan Segudang Prestasi untuk Negeri

Untuk pemasyarakatan,  Kemenkumham berhasil melakukan optimalisasi penggunaan teknologi dan informasi dalam bentuk sidang serta kunjungan online. Pada bidang kekayaan intelektual, dilakukan inovasi pendaftaran online lokvit (loket virtual) yang mampu meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) secara signifikan. Di bidang Peraturan Perundang – Undangan, Kemenkumham memfasilitasi pembentukan peraturan lewat rapat pembahasan secara daring. Yasonna juga tak lupa menyampaikan apresiasi atas kinerja bidang HAM, yang memperoleh beberapa penghargaan atas keberhasilan dalam menyelesaikan kasus HAM di Indonesia.

Foto : Refleksi Tahun 2020, Yasonna Laoly Persembahkan Segudang Prestasi untuk Negeri

“Kemenkumham memberikan layanan tes rapid drive thru sejumlah 1000 orang. Memberikan bantuan sembako, APD, masker, face shield, hingga hand sanitizer produksi dari Lapas. Selain itu, juga ada pembagian hasil pertanian lapas kepada masyarakat, serta swab test bagi 30 ribu warga binaan dan pegawai di Lapas dan Rutan Wilayah DKI Jakarta,” imbuh Yasonna. Selain prestasi diatas, Yasonna pun sudah menunjukkan dedikasi dan intergritasnya untuk negeri. Dirinya berusaha untuk proses perwujudan MLA dengan berbagai negara untuk mengungkapkan aset hasil kejahatan yang disembunyikan.

Foto : Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly

Rupanya apa saja yang dilakukan untuk negeri merupakan target dalam hidupnya. Yasonna pernah menyampaikan didalam sosial medianya. “Hidup harus punya target, sama seperti menembak. Agar mencapai target, latihan menjadi kunci. Di awal minggu ini, ayo semangat, lakukan latihan-latihan kecil biar di ujungnya bisa mencapai target.” Bahkan ternyata itu pula yang menjadi motivasi dirinya memiliki hobi menembak selain bersepeda alias Gowes. “Saya mulai suka menembak sekarang,” katanya di Jakarta, pada (27/11/2020). Bahkan dia menjadi juara dua dalam lomba menembak yang digelar Kopassus awal bulan lalu. Yakni dalam lomba Tembak Baladika Open Championships 2020.

Foto : Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly bersama BPK RI dan Kodam

Yasonna mampu meraih juara dua dalam kategori pistol eksekutif dan lomba tembak jarak 400 meter meskipun tergolong baru menekuni hobi menembak. Dia mengaku merasa terhormat dapat ikut lomba pistol eksekutif dan jarak 400 dan atas sesuatu yang dia capai. “Saya ucapkan terima kasih saya kepada Danjen Kopasuss. Karena sudah memberi kesempatan menjadi peserta lomba ini,” tuturnya. Dia pun menyulap area ”branggang” di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Narkotika Jakarta, menjadi arena lapangan menembak. Karena hobi baru dan prestasi yang didapat. Arena lapangan menembak yang kini disediakan itu nantinya bisa membuat dia hingga jajarannya dapat mengasah keterampilan dalam menembak.

Foto : Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly

Hobi menembak Yasonna itu pun dilakukan ketika penghabisan tahun 2020. Dia menyempatkan untuk latihan menembak. Disampaikan pada sosial medianya. “Pada liburan menutup akhir tahun 2020, saya mencoba mengasah kemampuan menembak dalam berbagai posisi antara lain: posisi duduk, tiarap, dan berdiri. Saya dan beberapa teman berlatih di lapangan tembak Sat Brimob Poldasu Kec. Pancur Batu, didampingi pelatih dari Brimob Polda Sumut. Saya menggunakan pistol Tanfoglio dgn red dot dan CZ Shadow 2 (my favorite) serta senapan laras panjang jenis V1 dan V2 tanpa tele. Latihan ini sekaligus melatih fokus, ketenangan, dan pengendalian emosi,” jelasnya. Sepertinya dia sungguh memaknai latihan menembak dengan kehidupan, bukan sekadar melesatkan peluru menuju sasaran. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Din Syamsudin Nikah Lagi, Frustasi Gagal Besarkan KAMI?

Foto : Menkumham Yasonna