Gempa Magnitudo (M) Guncang Pacitan, Jawa Timur

0
296
Foto : ilustrasi gelombang gempa

Jakarta, NAWACITAPOST – Gempa Magnitudo (M) guncang Pacitan, Jawa Timur. Guncangan gempa 4,7 Skala Richter. Gempa Magnitudo adalah sebuah besaran yang menyatakan besarnya energi seismik. Yang mana dipancarkan oleh sumber gempa. Besaran akan bernilai sama. Meskipun memang dihitung dari tempat yang berbeda. Skala yang kerap digunakan untuk menyatakan gempa adalah Skala Richter (Richter Scale). Skala Richter atau SR didefinisikan sebagai logaritma dari amplitude maksimum. Yang mana diukur dalam satuan micrometer. Yaitu dari rekaman gempa oleh instrument pengukur gempa Wood – Anderson. Yang mana pada jarak 100 km dari pusat gempa. Sebelumnya, kekuatan gempa sering disebutkan dengan Skala Richter. Namun kini di Indonesia, baik BMKG ataupun BNPB menjabarkan gempa dengan magnitudonya. Tak lain karena dirasa lebih relevan dengan dampak gempa. Pusat gempa berada di laut.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Foto : ilustrasi gelombang gempa

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa. Terjadi 31 Agustus 2020 sekitar pukul 01.28 WIB dini hari. Terjadi pada kedalaman 65 kilometer. Pusat gempa berada di laut 70 km Tenggara Pacitan. Ditulis BMKG melalui akun resmi @infoBMKG. Pusat titik gempa berada pada 8,80 Lintang Selatan (LS) dan 111,22 Bujur Timur (BT). Gempa berkekuatan MMI II. Berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda – benda ringan yang digantung bergoyang. Kekuatan gempa MMI II terasa hingga Trenggalek, Tulungagung, Karangkates dan Bantul. Belum ada informasi sejauh ini terkait dampak dari gempa. Gempa tidak menyebabkan tsunami. BMKG menghimbau kepada masyarakat. Selalu berhati – hati terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi. Kepala Mitigasi Gempa dan Tsunami (KMGB) BMKG Daryono pun menanggapi. Gempa yang guncang selatan di Pacitan dipicu oleh penyesaran lempeng tersubduksi di zona transisi Megathrust-Benioff. Ditulis didalam sosial medianya @DaryonoBMKG. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Rocky Gerung Layaknya Bangun Halusinasi Pikiran Sendiri, Bukan Data dan Fakta