BACA JUGA: Tangan Ahok Sapu Bersih Enyahkan Korupsi di Tubuh Pertamina
Foto : Survey negatif
Adanya survey negative di angka 80 tentunya bisa dinilai. Bahwasanya kinerja bagian terkait lebih tepatnya kepala bagian (kabag) humas pemasyarakatan kurang pro aktif. Lantaran kemungkinan bisa jadi komunikasi antara kabag humas pemasyarakatan terhadap media kurang begitu baik. Sehingga info negative pemberitaan Yasonna dengan hal – hal pemasyarakatan tidak terkontrol. Kuantitasnya menjadi lebih tinggi. Padahal jelas, kabag humas pemasyarakatan punya tugas dan tanggung jawab mengklarifikasi pemberitaan negative. Terutama persoalan pemasyarakatan. Salah satunya mengenai narapidana. Justru malah dibuat Yasonna turun langsung angkat bicara. Menandakan bahwasanya kabag humas tidak mampu menghandle. Terlihat mudah mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya. Peran hubungan masyarakat (humas) di Kemenkumham sangat penting. Khususnya dalam menciptakan opini positif terhadap kinerja organisasi.
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?
-
Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto mengatakan. Humas harus memiliki kemampuan menjual prestasi yang telah dicapai Kemenkumham. Tak lain untuk menciptakan trust masyarakat. Membangun kepercayaan masyarakat itu penting. Aktivitas kehumasan patut didorong dalam percepatan informasi. Terlebih terhadap pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat. Menangani info negative soal narapidana saja harus Yasonna menjelaskan langsung kepada media. Apalagi tugas lainnya. Sementara pemasyarakatan sangat menjadi sorotan public. Terlebih disaat keputusan kebijakan narapidana yang terlaksana pada tahun 2020. Beragam isu muncul dengan embel – embel bermacam – macam. Bukan justru mereda. Malah semakin berkesinambungan dengan hal – hal lainnya. Hanya satu hal yang bisa terlintas di benak. Kinerja Kabag Humas Pemasyarakatan Kemenkumham dipertanyakan. Yang mana kini sedang dipegang oleh Rika Aprianti. Sepertinya perlu ditingkatkan kinerjanya. (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Kapolri Idham Azis Bakal Purnawirawan, Jokowi Reshuffle, Jabatan Menteri Menanti