Nazaruddin Segera Bebas, Dapatkan Hak CMB Pula dari Yasonna Laoly

5
376
Foto : Nazaruddin, Menkumham Yasonna Laoly, Setyo Novanto

Jakarta, NAWACITAPOST – Ada beberapa poin penting terkait bebasnya narapidana (napi) atau warga binaan pemasyarakatan kasus pidana tindak pidana korupsi. Tak lain atas nama Muhammad Nazaruddin, S.E. Diterangkan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Rika Aprianto kepada Pers pada Rabu 17 Juni 2020. Demikian merupakan bagian dari keputusan kebijaksanaan dari Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dengan segala pertimbangan.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Foto : Nazaruddin

Napi atas nama Muhammad Nazaruddin, S.E. dipidana dengan 2 putusan. Yakni dengan akumulasi pidana penjara selama 13 tahun dan pidana denda sebesar Rp.1.300.000.000,-, (satu miliar tiga ratus juta rupiah). Terhadap denda sudah dibayar lunas. Kemudian, telah ditetapkan sebagai pelaku yang bekerja sama (justice colaborator) oleh KPK. Berdasarkan beberapa surat. Surat nomor R-2250/55/06/2014 tanggal 09 Juni 2014. Surat Nomor R.2576/55/06/2017 tanggal 21 Juni 2017, perihal permohonan keterangan napi telah bekerja sama dengan penegak hukum. Bahwa napi akan selesai menjalani pidana pada tanggal 13 Agustus 2020. Sehingga pada tanggal 07 April 2020 diusulkan oleh Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin untuk mendapatkan Cuti Menjelang Bebas (CMB) dan disetujui. Tepatnya dalam sidang TPP Ditjen PAS yang lamanya sebesar remisi terakhir selama 2  bulan.

BACA JUGA: Yasonna Laoly Ketagihan Gowes, Lebih Merakyat, Dikasih Reward dari Jokowi

Foto : Menkumham Yasonna Laoly

Pelaksanaanya akan jatuh pada tanggal 14 Juni 2020. Bahwa yang bersangkutan habis menjalankan pidananya di tanggal 13 Agustus 2020. Terhadap yang bersangkutan diberikan hak CMB sebesar 2 bulan, pada tanggal 14 Juni 2020.
Bahwa terhadap yang bersangkutan telah memenuhi persyaratan administratif dan subtantif untuk mendapatkan CMB. Yaitu berdasarkan Pasal 103 Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI (Republik Indonesia) Nomor 3 Tahun 2018. Tak lain tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Yasonna Laoly Melalui Kemenkumham Realisasi Rapid Test Drive Thru, Hadir untuk Masyarakat

 

Comments are closed.