Senin, 29 Juni 2026

Acara PLH, Walikota Pekalongan Saelani Bicara Pemerintah Pusat Bakal Gelontorkan Dana TOD

Photo Author
Ayu Yulia Yang, Nawacita Post
- Rabu, 17 Februari 2021 | 23:53 WIB
Pekalongan, NAWACITAPOST – Masa jabatan HM. Saelany Machfudz dan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, SE (Aaf) sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan pun berakhir di tahun 2021 ini. Yaitu tepatnya pada (17/02/2021). Sekretaris Daerah Sri Ruminingsih ditunjuk sebagai PLH (Pelaksana Harian) pasangan Kepala Daerah tersebut. Demikian sambil menunggu pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan Aaf – Salahudin yang rencana akan dilantik pada (25/02/2021) mendatang. Hal ini secara resmi dilaksanakan yang ditandai dengan penandatanganan Berita Acara dan Serah Terima memori jabatan sebagai tanda Serah Terima Jabatan (Sertijab) Walikota Pekalongan Periode 2016 - 2021 Saelany kepada PLH Sekda Ning. Yang mana dilaksanakan di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, pada (17/2/2021).

Foto : Tampak Wakil Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid,SE., Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto, Dandim 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan,SIP., Kajari Kota Pekalongan Zainul Arifin,SH.MH., Asisten Pemerintahan Setda, Soesilo,SH., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Erli Nufiati,SE., Asisten Administrasi Umum drg Agust Marhaendayana,MM., perwakilan para Kepala OPD dan instansi terkait lainnya dalam acara serah terima

Acara serah terima jabatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid,SE., Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto, Dandim 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan,SIP., Kajari Kota Pekalongan Zainul Arifin,SH.MH., Asisten Pemerintahan Setda, Soesilo,SH., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Erli Nufiati,SE., Asisten Administrasi Umum drg Agust Marhaendayana,MM., perwakilan para Kepala OPD dan instansi terkait lainnya. Pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung secara khidmat dan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

-
Foto : Walikota Saelany serah terima ke Sekda Ning

Wakil Walikota Aaf yang bakal menjabat Walikota Pekalongan yang baru menyampaikan ke Nawacitapost. Bahwa dirinya bersama jajaran lainnya akan lebih intens dalam menanggulangi bencana terlebih yang bersifat rutin. “Ya Kota Pekalongan sebenarnya banyak sekali PR. Terutama untuk bencana – bencana rutin seperti terjadi pada saat sekarang, bencana banjir yang disebabkan air hujan maupun banjir yang disebabkan air rob. Itu tidak bisa dihindari karena itu faktor alam. Tapi bagaimana nanti kedepan kita meminimalisir itu dengan pembangunan – pembangunan yang tepat sasaran. Bagaimana kita juga nanti antisipasi sebelum bencana terjadi, bagaimana koordinasi, bagaimana komunikasi dan semua pihak yang sudah terlibat didalamnya,” terangnya.

-
Foto : Walikota Pekalongan Saelany Machfudz

“Seperti sekarang koordinasi antara BPBD, antara Rescue, antara dari Satbrimob, TNI, Polri, para relawan, ada Pekalongan tanggap, ada anak – anak Pekalongan secara luar biasa ada sekitar 40an relawan – relawan yang membikin dapur umum secara mandiri. Tetapi bagaimana koordinasi ini harus selalu lebih intens. Paling tidak ada satu komando. Paling tidak ada satu koordinasi. Supaya bantuan – bantuan berupa dapur umum, nasi bungkus, sembako, dari perusahaan – perusahaan, dari bank dan sebagainya, ini juga harus penyalurannya harus tepat sasaran. Sebab banjir tahun ini luar biasa. Ada beberapa daerah – daerah atau ada beberapa rumah – rumah, kampung – kampung yang terisolir karena akses kesana ini sampai satu setengah meter,” lanjut Aaf.

BACA JUGA: JK Pura – Pura Tidak Tahu?

Aaf juga menjelaskan bahwa ini akan lebih sulit dalam aksesnya terutama mobil dan kendaraan bermotor. “Tentunya mobil, kendaraan bermotor tidak bisa akses kesana. Hanya perahu. Nah ini yang menjadikan kesulitan. Tapi ini bagaimana untuk tahun berikutnya, untuk selanjutnya bagaimana pembangunan kita untuk meminimalisir itu. Dan kedepan koordinasi masalah penanganan banjir dan rob serta pengungsian, korban banjir, terdampak tapi tidak mengungsi, ini harus lebih terkoordinir,” tukasnya.

BACA JUGA: Persiapkan Putra Putri Daftar di Kuliah Ikatan Dinas Kemenkumham

Sementara Walikota Saelany mengatakan sudah banyak upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam merealisasikan visi misi yang ada. Terutama dalam hal menangani bencana dan penataan tata kelola kota. “Yang pertama Alhamdulillah sampai sekarang saya sehat wal afiat. Tak suatu kekurangan apapun. Yang kedua tentu saja bahwa inilah suatu dinamika kehidupan. Bahwa ada awalnya, ada akhirnya. Pada lima tahun kemarin saya menjabat sebagai Wakil, kemudian Walikota. 5 tahun berikutnya saya sudah harus menyelesaikan. Tetapi ada visi misi yang harus diemban yang harus kita laksanakan beserta jajaran Pemerintah Kota Pekalongan,” ungkapnya.

-
Foto : Sekda Ning menandatangani serah terima dari Walikota Saelany

“Intinya agar Pekalongan lebih sejahtera. Sesuai dengan visi misi, agar Kota Pekalongan ekonominya lebih meningkat. Dan agar Kota Pekalongan tentu saja lebih berbudaya. Itu saya kira yang menjadi bagaimana upaya – upaya kita dengan visi misi yang saya kira yang harus kita lakukan bersama. Alhamdulillah sampai sekarang, mudah – mudahan apa yang kita lakukan bisa bermanfaat untuk masyarakat. Baik dalam pendidikan, baik dalam perekonomian. Dan dalam ya kesehatan, semuanya, saya kira semuanya mudah – mudahan semuanya bisa bermanfaat. Karena kalau misalnya kita meninjau kesehatan, kita pun sudah ada beberapa inovasi,” imbuh Saelany.

BACA JUGA: SMPN 17 Pekalongan Peduli Peserta Didik Terdampak Banjir, Bagi Bantuan

Saelany juga menjelaskan bahwa sudah ada beberapa perkembangan usaha pengembangan Kota Pekalongan yang lebih berkualitas. “Kemudian ada beberapa perkembangan. Termasuk di Puskesmas ya. Rumah Sakit kita juga sekarang ya menurut saya sudah luar biasa dan mendapatkan beberapa penghargaan dan sebagainya. Itu saya kira di bidang kesehatan. Kemudian dalam bidang pendidikan, saya kira juga sudah menuntaskan angka buta huruf, buta aksara. Mudah – mudahan ini sudah nol, sudah bisa kita lakukan. Lalu perekonomian, mudah – mudahan sudah ada pertumbuhan ya walaupun Covid yang semacam ini. Minimal masih bisa bertahan dan sebagainya. Ya diatas rata – rata Jawa Tengah dan diatas rata – rata nasional, ya pertumbuhan perekonomian kita,” paparnya.

BACA JUGA: Nissa Sabyan Tersandung Skandal Pelakor, Menghilang

“Ini kita cukup bangga. Dan yang saya sampaikan tadi ya saya kira pelayanan public ke kemasyarakatan yang sangat sangat signifikan adalah pembangunan interchange tadi. Ternyata ada beberapa daerah yang tertinggal. Saya tidak mau menyebutkan daerah mana. Sejak sudah awal, sudah berpikir bagaimana itu harus bisa dibangun dalam rangka untuk menumbuhkan perekonomian kita. Nah bagaimana untuk menumbuhkan perekonomian kita? Kita tahu bahwa Sumber Daya Alam kita ini sangat sangat terbatas ya. Oleh karena itu, memang kita harus berusaha untuk bisa kreatif, ya kemudian juga ruang – ruang public agar lebih menarik orang Pekalongan datang. Termasuk salah satunya pembangunan yang masih kita tunggu. Mudah – mudahan nanti bisa dinikmati. Terutama pada saat pembangunan Pasir Kencana, pembangunan Wisata Air Laut,” tambah Walikota.

-
Foto : Sekda Sri Ruminingsih

Walikota juga berharap bahwa tempat wisata bisa mendatangkan pendapatan yang menopang ekonomi masyarakat. “Itu saya kira mudah – mudahan bisa mendatangkan pendapatan. Apapun yang sudah kita lakukan, insya Allah pasti ada kekurangan – kekurangan. Namanya manusia. Saya mohon maaf yang sebesar – besarnya apabila tindakan, kebijakan, ucapan, sikap dan semuanya yang barangkali yang tidak berkenan di masyarakat semuanya, saya mohon maaf yang sebesar – besarnya. Yang paling akhir ucapan terima kasih yang luar biasa terhadap jajaran Setda, Pak Wakil di Pemkot Pekalongan semuanya, ini bisa kerjasama dengan baik dalam rangka meraih visi misi kita,” katanya.

-
Foto : Walikota Saelany serah terima ke Sekda Ning

“Nah tentu saja adalah karena kita menjadi satu, jadi teamwork bersama. Tidak ada orang yang menonjolkan salah satu, semuanya bisa sama lah. Jadi saya berpesan pada pemerintahan yang akan datang ya. Tentu saja masih ada yang belum kita selesaikan. Untuk itu apa termasuk itu tadi pembangunan. Yang kita impi – impikan Wisata Laut itu kan belum selesai. Itu paling tidak nanti bisa dikawal. Sehingga bisa selesai dan permasalahan yang lain. Saya kira visi misi dari pemerintahan yang pak Aaf ini saya kira hampir sama. Sehingga nanti ada yang kurang itu yang bisa dilanjutkan. Ya terutama adalah penuntasan banjir rob. Itu Alhamdulillah dengan berbagai upaya kita sudah bisa itu masuk dalam Perpres 79. Jadi itu pasti ya. Pemerintah pusat akan menggelontorkan berapapun dana untuk Kota Pekalongan agar rob itu bisa selesai,” lanjut Saelany.

-
Foto : Suasana serah terima Walikota Saelany ke Sekda Ning

Saelany pun mengatakan bahwa pemerintah pusat bakal menggelontorkan dana TOD. “Nah kemudian untuk yang kedua, Perpres ini adalah TOD. Pekalongan ini nanti sebagai salah satu kota yang akan disinggahi oleh kereta cepat. Ini kita harus antisipasi. Oleh karena itu, yang Sriratu itu juga kita rencanakan ya untuk kawasan yang luar biasa. Sehingga ketika orang datang, berhenti ke Pekalongan, ini tidak boleh kemana – mana. Harus kita menikmati kota Pekalongan semuanya. Kita habiskan waktu disini dulu lah. Ya setelah itu baru mau ke Semarang, Jakarta atau mungkin ke Guci. Wisata – wisata itu agar mereka bisa keliling ke Pekalongan dulu. TOD ini saya kira kemarin sudah kita usahakan bekerjasama dengan pihak KAI. Saya kira itu sudah masuk dalam Perpres. Itu juga tidak main – main. Insya Allah pasti akan bisa dilaksanakan,” tandasnya. (Herdy Ramahwan/Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Ditengarai Pejabat dan Legislatif di Kepulauan Nias Jadi Pengguna Narkoba

 

Editor: Ayu Yulia Yang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini