Satresnakoba Polres Blitar Kota Amankan Pengedar Shabu dan Ungkap Kasus Narkotika Jenis Shabu

0
327
Foto : Tersangka berinisial BR alias ABS (48) asal Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat tersebut ditangkap

Blitar, NAWACITAPOST – Satresnarkoba Polres Blitar Kota telah mengamankan seorang yang diduga pengedar narkoba wilayah hukum Polres Blitar Kota, penangkapan tersebut dilakukan senin (03/08/2020), sekitar pukul 16.00 wib, di pinggir jalan Desa Langon Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.

Tersangka berinisial BR alias ABS (48) asal Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat tersebut ditangkap , ditemukan juga barang bukti 4 paket sabu dengan berat kurang lebih 1,6 gram dan 1 buah HP merk Acer warna hitam.

Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Iptu Achmad Rochan menyampaikan, menindaklanjuti atas laporan dan informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar sering terjadi peredaran gelap narkotika. Maka dari informasi tersebut tim opsnal Satresnakoba Polres Blitar Kota melaksanakan serangkaian penyelidikan.

BACA JUGA : BPN Lampung Dukung Langkah PLN Percepatan Sertifikasi Aset

Kemudian dilakukan undercoverbuy oleh anggota, hasil dari penyelidikan tersebut diadakan upaya paksa di pinggir jalan Desa Langon, Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.

“Tersangka ditangkap karena kedapatan menyimpan, memiliki, menguasai Narkotika Gol. 1 jenis Shabu,” Ungkap Kasubbag humas Polres Blitar Kota, Iptu Achmad Rochan.

Lanjut Kasubbag humas Polres Kota Blitar mengatakan, dalam hal ini tersangka ditangkap setelah mengedarkan narkotika jenis shabu wilayah Kecamatan Udanawu. Tersangka mendapatkan barang (shabu) dari seseorang berinisial WK, asal Desa Ringinanom, Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar yang sekarang ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Setelah di dalami oleh tim Opsnal Satnarkoba melalui nomor Hp, posisi dari WK saat ini tengah berada di dalam Lapas Pati Jawa Tengah.

“Untuk pelaku mengambil shabu dari WK dengan sistem ranjau di pinggir jalan perempatan Desa Mantenan Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar melalui kontak via telpon dan WhatsApp,” Ungkap Iptu Achmad.

BACA JUGA : Nyinyir Pemerintah, Natalius Pigai Belum Move On Pendukung Prabowo Sandi dan Gagal Menteri?

Selanjutnya tersangka beserta Barang Bukti (BB) dibawa ke Polres Blitar Kota guna proses penyelidikan lebih lanjut. Tersangka melanggar pasal 114 ayat 1 Sub. 112 ayat 1 UURI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal penjara seumur hidup.(fm)