Gunungsitoli, NAWACITAPOST - Pemilik rumah yang dijadikan sebagai sekretariat DPCGerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Gunungsitoli, Nias kesal. Pasalnya pengurus DPC GMNI belum juga membayar uang rekening PDAM. Yang mana telah dibayarkan duluan olehnya selama 1 tahun. Hal demikian disampaikan oleh pemilik rumah SZ, pada Senin 27 Juli 2020. Dia mengaku sudah bosan. Sangat susah menagih ketua DPC GMNI Gunungsitoli, Nias. Tak lain yang bernama Joko P. Mendrofa. Terlebih memang nilai rekening PDAM yang belum dibayar oleh GMNI Gunungsitoli, Nias terkesan sengaja menunda. Awalnya senilai Rp 1 juta lebih. Namun telah dibayar sebagian oleh ketua GMNI senilai Rp 500 ribu. Sisanya sebesar 500 rb.
Uangnya nilainya memang kecil. Tapi bagi kaum Marhaen sangat besar. Berharap segera membayar secepatnya. Sementara, Ketua DPC GMNI Gunungsitoli, Nias, Joko P. Mendrofa saat dikonfirmasi. Mengatakan bahwa pihaknya telah membayar utang rekening PDAM. Menandakan adanya ketidakcocokan keterangan satu sama lain. Menjadi tanda tanya besar. Sengaja menyepelekan kekurangan yang nilainya kecil atau mengacuhkannya. Kemungkinan pun karena enggan ditagih kembali sehingga berpura lupa. Tidak sepatutnya bersikap demikian. Terlebih kesannya jadi memandang rendah orang kecil. Semestinya bisa diselesaikan dengan duduk bersama apabila memang belum ada dananya. Bisa hanya sekadar memberikan konfirmasi kepada pihak yang menanti pembayaran. (Ayu Yulia Yang)