DPRD Kab Blitar Terima Kunjungan Kerja Dari Daerah Lain Ditengah Pandemi Covid – 19,Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

0
119
DPRD Kabupaten Blitar menerima kunjungan dan menerapkan protokol kesehatan

Blitar, Nawacitapost.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Blitar, menerima kunjungan kerja dari Komisi A DPRD Kota Malang, Senin (13/07/2020). Untuk pertama kalinya, DPRD Kabupaten Blitar menerima kunjungan kerja dari luar Kabupaten Blitar ditengah pandemi Covid-19 saat ini, mengingat Kota Malang adalah zona merah di Jawa timur.

Kunjungan diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Sulistiyono. Sebagai tuan rumah, Sulistiyono menyambut dengan baik dan ucapan selamat datang.
Adapun pertemuan kedua parlemen tersebut berlangsung di ruang Rapat Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, yang membahas terkait Perencanaan, Pelaksanaan Penanganan dan Penanggulangan Covid 19 Tahun 2020.

Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Eddy Widjanarko, S.AP, menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Blitar karena telah menyambut baik rombongan kedatangannya di DPRD Kabupaten Blitar ditengah pandemi seperti saat ini. Pihaknya juga sharing strategi untuk pencegahan Covid-19, mengingat sebanyak 400 lebih warga Kota Malang yang terinfeksi Covid-19.

BACA JUGA : Pemeritah Desa Sukodadi Salurkan BLT-DD tahun 2020

“Terimakasih kami ucapkan kepada Komisi I DPRD Kabupaten Blitar telah menerima baik kunjungan dark kami. Dari kunjungan ini, tujuan kita untuk memperoleh informasi terkait Perencanaan, Pelaksanaan Penanganan dan Penanggulangan Covid 19 Tahun 2020 khususnya di Kabupaten Blitar,” kata Eddy Widjanarko, S. AP.

Menanggapi pertanyaan dari Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Eddy Widjanarko, S. AP, Ketua Komisi I, Muhamaram Sulistiono menyampikan bahwa Kabupaten Blitar sebanyak 55 orang terjangkit virus Corona per 12 Juli 2020, sesuai data dari gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar.

Selama terjadi pandemi Covid-19, masyarakat Kabupaten Blitar mempunyai inisiatif mandiri untuk melakukan lockdown di lingkungan desa dengan memasang portal dan melakukan jaga malam, agar warga dari luar desa tidak masuk ke desa lain. Lockdown tingkat desa ini, telah dimulai saat sebelum lebaran hingga berdampak Kabupaten Blitar menjadi nol penambahan kasus Covid 19.

BACA JUGA : Drs.Abu Tohir : Proses Mengajar Tahun Ajaran Baru 2020 Belum Bisa Dipastikan

“Dari pemerintah kabupaten Blitar juga mencanangkan Kampung Tangguh Semeru, di dalam desa tersebut mempunyai fasilitas lumbung pangan untuk kesiapan menghadapi pandemi, fasilitas untuk isolasi mandiri untuk warga dari luar kota dan petugas medis dengan kelengkapan APD,” kata Muhamaram Sulistiono.


Untuk diketahui saat menerima kunjungan kerja, DPRD Kabupaten Blitar dari luar kota selalu menerapkan protokol kesehatan, sesuai anjuran dari pemerintah demi mencegah dan memutus rantai penyebaran covid-19.(fm)