Drs.Abu Tohir menyampaikan bahwa proses pelaksanaan kegiatan untuk Siswa-siswi tahun ajaran 2020/2021 ini, belum bisa diprediksi akan bisa normal seperti biasanya karena daerah Kabupaten Pelalawan, masih zona kuning Covid-19.
Hal ini disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN-1 Pkl Kerinci, Drs. Abu Tohir saat dikonfirmasi media ini, di ruang kerjanya, Senin (13/7/2020).
Kepada media ini, Drs.Abu Tohir mengatakan. Kendatipun sekolah masuk tanggal 25 Juli 2020 ini dan proses belajarnya dilakukan melalui Daring/vicon. Mengenai siswa-siswa yang masuk tanggal 15 s/d 18 Juli 2020 ini, bukan mengikuti proses belajar melainkan hanya memperkenalkan diri sekaligus mengenal siapa guru/wali kelasnya.
BACA JUGA : Memperingati Hari Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Gelar Upacara Pengibaran Bendera
"Iya-lah, dalam kegiatan itu, seluruh Siswa-siswi dan para wali kelas/guru tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19," ujarnya.
Lebih lanjut Drs.Abu Tohir (Kepsek SMPN 1 Pkl Kerinci) menyebut bahwa kegiatan siswa-siswi yang masuk Hari Rabu tanggal 15 s/d 18 itu, tidak ada kegiatan proses belajar sebelum adanya informasi dan pernyataan resmi Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19.
Menurut Kepsek SMPN 1 Pkl Kerinci, kehadiran Siswa/i di sekolah terhitung Rabu Tanggal 15 sampai dengan 18 Juli 2020, agar masing-masing murid bisa beradabtasi dengan lingkungan sekolah, mengetahui dimana lokalnya, mengetahui Ruangan Perpustakaan, Ruangan Guru dan mengetahui tata letaknya Kamar Mandi/WC.
"Jika pun ada proses mengajar dan belajar tanggal 25 Juli 2020 kedepannya dan akan diberlakukan 2 Shif dengan pembagian 20 orang per lokal. Itu pun melalui proses Daring/vicon," tambahnya.
Abu Tohir lagi, Jika siswa yang tidak memiliki Gadget/Hp dan wali kelasnya sendiri yang akan menginformasikan melalui Handphone siswa/i atau Handphon orang tua. Disinggung awak media tentang upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan dalam mencegah penyebaran Covid-19 di SMPN 1 Pangkalan Kerinci.
"Ya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, M.Zalal sudah menyampaikan agar mengirimkan Nama-nama Guru/wali kelas yang bersedia mengikuti Rapid Test. Tapi, masih belum sempat mengingat kesibukan," katanya.
selanjutnya Drs. Abu Tohir menyampaikan "Ya, kita sudah ada rencana Rapid Test bagi tenaga Guru/wali kelas di SMPN 1 Pangkalan Kerinci," ungkapnya. (Yul)