Karutan Kelas IIB Sanggau Berlakukan CMK bagi WBP

4
111
Sanggau, NAWACITA - Tahun ini Kepala Rutan Kelas IIB Sanggau mengalami pergantian pucuk pimpinan, dari Karutan lama Isnawan ke Acip Rosidi. 3/2/2020
Karutan Kelas IIB Sanggau Berlakukan CMK bagi WBP

Sanggau, NAWACITA – Tahun ini Kepala Rutan Kelas IIB Sanggau mengalami pergantian pucuk pimpinan, dari Karutan lama Isnawan ke Acip Rosidi. 3/2/2020.

Saat kami wawancara Acip begitu sapaan akrabnya menyampaikan, ada beberapa program yang sudah baik di Rutan akan dipertahankan dan akan membuat juga program baru bagi para Warga binaannya. Salah satunya adalah pemberlakuan CMK (Cuti Mengunjungi Keluarga) bagi WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan).

Baca Juga: Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto, Diduga Gelapkan Dana Setengah Triliun

Adapun program yang baru akan di mulai adalah program tabungan bagi warga binaan dimana hasil kegiatan mereka yang di laksanakan di rutan akan di tabung 50%nya untuk menjadi bukti bahwa selama mereka di Bui tidak menjadi sia-sia, jadi ketika mereka keluar nanti ada modal untuk berusaha atau wiraswasta.

Target Acip dalam 3(tiga) bulan kedepan adalah bekerjasama dengan pemda Sanggau seperti yang saat ini ada seperti asimilasi.

Selain itu Acip Rosidi juga akan segera mengaktifkan program CMK (Cuti mengunjungi Keluarga) seperti yang ada di dalam peraturan lapas yang selama ini tidak di laksanakan di Sanggau maupun di Rutan dan Lapas lain di Kalbar.

CMK membuat warga Binaan merasa tida di jauhkan dari keluarga dan merasa di perlakukan secara manusiawi. Adapun program CMK ini sifat nya regular per 3 bulan artinya dalam 1 tahun ada 3 kesempatan buat Napi Pulang kerumah dengan tempo Waktu 2×24 jam.

Baca Juga: Hotel Vila Ombak, Merajut Insiprasi dalam Balutan Samudra

Untuk tahap pertama Napi diantar oleh petugas tahap selanjutnya Napi di jemput oleh keluarga atau penjamin. Acip berharap program ini bisa berjalan sebagaimana mestinya agar kenyamanan dan ketenangan serta psikologis napi bisa sehat.

Terkait kondisi Rumah dinas Karutan maupun Staff Acip mengatakan sangat prihatin dengan keadaan rumdin yang ada sekarang, karena sudah tidak layak buat di huni, tapi demi kenyamanan, para staff rutan swadaya membuat perbaikan dengan biaya sendiri, soalnya jika menunggu dana pusat mungkin lama begitu tambahnya. (Ambo)

Baca Juga: Rocky Gerung Bantah Memiliki Akun Medsos

Comments are closed.