HIMNI Jawa Barat Menarik Bagi Para Politisi Nias Maupun Luar Nias

0
166

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Tak bisa dipungkiri. Pertumbuhan penduduk suatu wilayah atau daerah. Selalu dibarengi bermunculan komunitas, paguyuban atau organisasi. Sifat dan coraknya beragam. Salah satu yang menonjol kedaerahan.

Baca Juga : Musda HIMNI Jawa Barat, Yusman Ziliwu Vs Januar Sabar Zebua Layak Berkompetisi di Pilkada Gunungsitoli 2024  

Maka, yang  dipegang komunitas tersebut. Harus mengacu pada pepatah lama. Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung. Artinya kurang lebih, sebagai yang berasal dari luar daerah. Maka, tempat kita mengabdi pada republik ini adalah wilayah yang kita tempati.

Baca Juga : Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa Soroti Dinamika Musda HIMNI Jawa Barat

Terkait paguyuban. Sebut saja Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) yang tersebar hampir 90 persen di Indonesia, termasuk ada di daerah Jawa Barat (Jabar). Rencananya HIMNI bakal menghelat musyawarah daerah (Musda) ke -3 di Kawasan Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu 20 Nopember 2021. Panitia sudah terbentuk, undangan sudah disebar. Baik kepada HIMNI berbagai tingkatan, mulai DPC se Jawa barat, DPD, DPP, maupun undangan lainnya.

Ternyata gawean HIMNI ini banyak dilirik para politisi asal Nias maupun luar Nias. Mereka berkepentingan, khususnya terkait Pilkada, Pileg dan Pilpres sejak 2004, 2009, 2014, dan 2019.

Walaupun HIMNI secara organisasi memang AD/ART tidak berpihak kepada salah satu partai. Tetapi, orang-orang yang yang tergabung di HIMNI, sebagai manusia yang punya hak politik dipilih maupun memilih memberikan pilihannya terkait pesta demokrasi di NKRI.

Terkait perkembangan populasi orang asal Nias yang kian hari di Jabar terus bertambah. Saat ini pertumbuhan masyarakat Jabar asal Kepulauan Nias (Kepni) sangat luar biasa. Khususnya wilayah Bogor, Depok,  Bekasi, Karawang serta Bandung kota dan Kabupaten.

Di wilayah tersebut saat ini pertambahan warga asal Kepni sangat cepat. Hal ini bisa dibuktikan oleh penambahan beberapa jemaat gereja denominasi gereja asal Nias.

Bisa dipastikan bahwa jumlah terbanyak bukan di wilayah Jakarta atau Banten. Terkait  Banten sendiri hanya fokus di wilayah Tangerang. Beda dengan Jabar, dimana selain dari dulu sudah banyak di Bandung dan sekitarnya tapi jauh lebih cepat di wilayah Bogor, Depok, Bekasi, dan Karawang. Maka wajar kalau parpol manapun kedepan pasti mendekati siapa pengurus HIMNI.

Selain pengaruh politik di Jabar, jangan lupa para perantau yang di Jabar saat pilkada atau Pileg di Kepni maka rekomendasi para perantau yang banyak di Jabar sangat efeltif mempengaruhi keluarga di kampung halaman. Konon lagi kalau pengurus DPD sendiri yang ikut Pilkada ataupun Pileg pasti jadi daya tarik tersendiri