Tak Ada Kompromi, Hengky Luntungan : KLB Partai Demokrat Harus Segara Dilakukan

0
373

Jakarta, NAWACITAPOST – Tabur – tuai sepertinya tepat digambarkan pada partai Demokrat. Jika ditilik perjalanan SBY sebagai Presiden dua periode (10 tahun). Bagaimana tidak, saat menjabat Menkopolhukam era Megawati. Megawati bertanya kepada para pembantunya (menteri) siapa yang mau maju menjadi Capres.

Baca Juga : Deklarator Partai Demokrat Minta Kongres Luar Biasa Segera Dilaksanakan 

Hanya Yusril Ihza Mahendra (Menteri  Hukum dan Perundang-Undangan Indonesia) yang menjawab siap maju sebagai Cepres. Mendengar jawaban Yusril, Mega senang dan mengakui bangga. SBY diam tak menjawab. Namun, belakangan diketahui ketika mengundurkan diri dari jabatan Menkopolhukam dengan alasan dizolimi Megawati, SBY pun maju sebagai Capres dan menjadi Presiden 2004 – 2009, dan 2009 – 2014. Begitulah taburan yang dilakukan SBY dengan aksinya. Benih-benih SBY membuat permusuhan poltiik abadi dengan Megawati.

Rupanya taburan yang dilakukan SBY tersebut, perlahan mulai nampak tuaiannya. Ironis, tuaian itu bercorak perlawanan kader (deklarator) Demokrat. Yang mana, gelaran kongres ke – 2, Partai Bintang Mercy di Bandung, 2010.  SBY punya calon kuat, Andi Malarangeng  melawan Anas Urbaningrum.  Calon kuat SBY kalah, Anas pun menang (baca ; Ketua Umum Partai Demokrat) dalam voting (one vote one man) yang diterapkan kongres itu.

Baca Juga : SBY Ambil Alih Demokrat Demi AHY, Deklarator (Damrizal CS) Melawan

Segala cara dilakukan SBY untuk melemahkan Anas. Korupsi Hambalang, membuat Anas  terseret pada pusaran kasus itu. Jabatan Ketua umum pun beralih ke SBY. Johny Alen Marbun kader Demokrat yang baru dipecat SBY – AHY sebagi kader, menyebut SBY berperan besar dalam kudeta terhadap jabatan Anas.

Pandangan bernada sama disampaikan, Deklarator Demokrat Hengky Luntungan sudah mencoba beberapa kali berseberangan dengan Demokrat dibawah kepemimpinan Cikeas (SBY, AHY, dan Ibas), tapi selalu gagal. Maklum saat itu SBY masih sebagai orang nomor satu Indonesia. Kali ini Hengky sepertinya tak mau gagal lagi. Seruan gelaran Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat kian kencang.

Segala penjuru mata angin (Deklarator  Demokrat serempak menabuh genderang perang : segera laksanakan KLB). Deklarator Demokrat itu, seperti Marzuki Alie, Max Sopacua, Damrizal, Yus Sudarso dan nama-nama lain, sudah melakukan perlawanan terbuka terhadap Demokrat – Cikeas Cs.

Baca Juga : Difitnah Elit Partai Demokrat, Marzuki Alie Polisikan 3 Nama Petinggi PD

Saat sebagai Presiden, SBY saja kalah lawan Anas. Apalagi jabatan SBY saat ini bukan lagi Presiden. Sepertinya turun gunungnya SBY, selain menunjukan kepemimpinan AHY lemah. SBY sadar bahwa, hanya ada dua pilhan ; Kompromi atau melawan gelaran KLB.

Hengky Luntungan tokoh gaek Deklarator Demokrat dan beberapa deklaratornya  sepertinya susah dan sulit untuk melakukan kompromo politik dengan Cikeas, yang bisa adalah segera lakukan KLB. Pasalnya KLB jalan terhormat dari carut marut kisruh dan konflik internal partai. Dan, para deklarator Demokrat dilibatkan.