Siapapun Yang Menghalangi Penegakan Hukum Ke Rizieq Shihab Dapat Dipidana 15 Tahun

0
509
Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Fadil Imran

Jakarta, NAWACITAPOST – Fadil Imran saat menjadi orang nomor satu di kepolisian Jakarta Barat pernah menangkap Hercules Cs yang jumlahnya hampir ratusan. Hercules tak berdaya. Digelendang ke Polres Jakarta Barat dan diteruskan penanganannya ke Polda Metro Jaya. Itu terjadi pada 2013.

Baca Juga : Rizieq Minta Maaf, Polisi Tetap Lanjutkan Proses Hukum

SAAT masih menjabat Kapolres Jakarta Barat, Fadil juga membentuk tim pemburu preman yang meresahkan masyarakat. Pangkatnya kala itu Komisaris Besar.

Saat ini, sebagai Kapolda Metro Jaya, Fadil  punya tugas khusus. Memastikan Jakarta aman dan terkendali. Dan tidak ada kelompok massa atau organisasi yang bisa mengatur republik ini. Dipundak Fadil tugas berat itu harus dilaksanakan, karena perintah UU nya jelas dan tegas. Negara (aparat penegak hukum) tidak boleh kalah oleh kelompok yang mengatasnamakan preman.

Terkait Rizieq, Fadil perintahkan anak buahnya memanggil  orang ini. Pemanggilan pun dilakukan secara resmi dan mengikuti aturan hukum yang berlaku. Surat pertama ke Rizieq terhenti karena dihalangi FPI.

Surat kedua walaupun terjadi 3 kali bolak-balik petugas polisi ke rumah Rizieq, tapi berhasil ditembusnya. Bersama pasukan brimob, surat tersebut diberikan ke besannya Wakil Ketua MPR Fadel  Muhammad. Perlawanan tak ada.

Kali ini gertakan Fadil nyata dan terbukti ampuh. Bahkan ancaman tajam dilontarkan  mantan Kapolda Jatim,  bahwa  pemanggilan Rizieg pada 7 Desember tak boleh ada kerumunan. Bisa dipastikan itu bukan sekedar gertakan. Warning keras kepada Rizieg dan pengikutnya disampaikan Fadil.

Saperti dilansir kompas TV, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya tahun 2016 ini  menegaskan “Kepada ormas-ormas yang berlaku berperilaku seperti preman, negara tidak boleh kalah dengan preman, radikalisme, intoleransi dan semua ormas yang berperilaku seperti preman akan kami tindak,” ujar Fadil di Polda Metro Jaya, Jumat (4/12/2020).

Sepertinya  Rizieq dan FPI nya mulai ketakutan dengan sepak terjang Fadil Imran yang tidak pernah main-main dengan ucapannya. Permintaan maaf Rizieq pun keluar di saat Fadil mengatakan akan memanggil Rizieq melalui surat resmi dari Polda Metro Jaya.

Bagi Fadil, permintaan maaf yang Rizieq sampaikan melalui Youtube Front, tak berlaku  bagi proses pemanggilan hukumnya. Jadi, Rizieq ikuti saja isi surat panggilan dari Polda yang sudah sesuai dengan perintah UU. Jadi tak perlu takut, apalagi sampai tak datang, ataupun kabur karena sebuah surat  panggilan Polisi

Sementara itu Anggota Kompolnas, Pongky Indarti, mengatakan kepada siapa yang menghalangi proses hukum akan dikenakan tindakan pidana. Karena Polisi melakukan itu atas nama hukum atau perintah UU.

Tambah Poengky, jika pendekatan preventif sudah polisi lakukan dan tidak direpson baik, maka kata Poengky Polisi berhak melakukan tindakan represif, karena itu merupakan tindakan hukum juga.

Senada dengan Poengky, Pengamat hukum Pidana,  Asep Iwan Iriawan masih dalam acara perbincangan di Metro TV dua hari lalu. Pokoknya, jika Polisi sudah melakukan pemanggilan kepada siapa saja (sesuai dan perintah UU), kemudian ada penghadangan dan pemaksaan untuk tidak boleh masuk.

Maka, yang melakukan penghalangan itu bisa  dikenakan pidana yang termuat di pasal 212 – 216. Ancaman hukumannya 1 – 15 tahun. Asep melanjutkan, jika satu Polisi akan memanggil seseorang melalui surat, kemudian dihalangi oleh banyak orang, maka mereka yang menghalangi itu sudah disebut kriminal atau barbar.