Penggagas Investasi Bodong 212 Mart, Terduga Haikal Hasan Bisa Ditangkap Polisi? 

0
346
Haikal Hasan

Jakarta, NAWACITAPOST –  Penistaan agama yang dimainkan FPI, HTI dan 212 dengan jualan ayat dan mayat di Pilkada 2017 Jakarta. Hasilnya, Anies menjadi Gubernur Jakarta 2017 -2022. Gelontoran dana melalui APBD Jakarta terhadap kelompok tersebut dikucurkan secara deras.

Baca Juga : Ade Armando : Munarman Memang Harus Ditangkap 

Ternyata hal itu belum cukup. Maklum yang minta bagian dan jatah begitu banyak, Sebab, jika tidak ditundukan dengan pembagian logistik, dikhawatirkan mereka bisa bersuara negatif dan memperburuk citra para kelompok itu.

Maka, didirikan toko swalayan 212 mart. Haikal Hasan salah satu penggagas utamanya, selain Ustad Abdul Somad dan lainnya.

Seruan Haikal kepada umatnya begitu masif dan banyak yang terpikat berinvestasi. Berdirilah puluhan mungkin ratusan swalayan 212 di seluruh Indonesia termasuk Kalimantan, Samarinda.  Nilai investasinya mulai 500.000 sampai dengan 20 Juta Rupiah. Total kerugiannya mencapai miliar rupiah.

Hasil dari pengumpulan dana itu, dibangun 3 toko 212 Mart  dengan nilai investasinya 2 miliar rupiah.

Masalah sebenarnya muncul sejak Oktober 2020, mulai dari gaji karyawan, sewa, tagihan listrik dan PDAM yang belum dibayarkan hingga operasional 212 Mart ditutup (dengan alasan pandemi Covid-19) tanpa mengembalikan investasi kepada para investor.

Berdasarkan aduan laporan yang diterima polisi dari para investor yang merasa ditipu oleh investasi 212 Mart, polisi kini menyelidiki investasti bodong tersebut.

Spekulasi dan dugaan pun muncul beraneka ragam dari suara netizen, pantasan saja 212 Mart bangkrut. Pasalnya, tujuan sebenarnya, bisa diduga untuk membantu pendanaaan kegiatan-kegiatan radikalisme. Target utamanya menurunkan pemerintahan yang sah, Jokowi.

Haikal Hasan sebagai penggagas utama atau otak dari seruan pendirian 212 Mart harus bertanggung jawab. Orang ini  garang dan selalu menunjuk mereka yang tak sehaluan dengannya ketika angin berpihak padanya.

Bisa diam serta lari terbirit-birit, ketika terpojok atau tersudut. Haikal merasa dirinya akan sama dengan Rizieq dan Munarman, yang tinggal menunggu waktu untuk ditangkap. Namun, polisi tak bisa kita suruh-suruh untuk  tangkap manusia yang tak tahu malu ini, perlu sejumlah alat bukti yang cukup.

Namun, percayalah tak akan lama, dugaan Haikal Hasan akan bersama dua orang pendahulunya yang menghuni hotel pordeo. Jika melihat keseriusan polisi akan mengusut tuntas sampai keakar-akar,

 

 

Tinggalkan Komentar