Disebut Pantas Bersanding Dengan Wisnu Sakti, Lia Istifhama Tidak Takabbur

37
252
Lia Istifhama saat menerima dukungan dari 38 Relawannya

Surabaya NAWACITA – “Alhamdulillah, terimakasih infonya, kalau benar nama saya dibahas atau diperhitungkan di Rakernas. yang pasti saya tidak akan takabbur. Langkah kaki saya untuk kebaikan semua warga Surabaya. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Ning Lia (Panggilan Lia Istifhama) saat dihubungi Sabtu (11/1/2020).

Aktivis perempuan Nahdlatul Ulama (NU) yang juga putri mantan anggota DPRD Kota Surabaya dari PPP KH.Masykur Hasyim ini, memang ramai diberitakan. Namanya disebut-sebut layak berpasangan dengan Whisnu Sakti Buana (Bakal Calon Walikota dari PDI Perjuangan) dalam Pilwali kota Surabaya 2020.

Baca juga : Perebutan Cawawali Surabaya, Kader PDIP : Sah dan Wajar

“Niat saya sudah bulat, mengabdi, memberikan yang terbaik untuk semua warga Kota Surabaya,” tambahnya.

Selain Lia Istifhama, nama lainnya dari non kader PDIP adalah Dwi Astutik, Fandi Utomo, Gunawan, Warsito, Haries Purwoko dan Joe Angga. Mereka akan berkompetisi memperebutkan calon wakil walikota. Sementara, kans untuk posisi Calon Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana masih berada di posisi teratas.

Baca juga : Datang Ke Rakercabsus Gerindra Surabaya, Machfud Arifin Optimis Dapat Rekom

Bambang Pacul menyebut, munculnya banyak nama termasuk dari non kader adalah hal wajar dan sah. Itu adalah fenomena yang memang menjadi tren baru.

“Keinginan seseorang tidak bisa dipenjara. Apalagi keinginan disertai usaha itu hal yang wajar. Tapi Wakil kan cuma satu bukan sepuluh,” kata Bambang Pacul, dihubungi disela Rapat Kerja Nasional I PDIP di Jakarta Internasional Expo (Jiex) Kemayoran. (*)

Comments are closed.