Viral! Surat Siswi ke Presiden Jokowi Bikin Nangis yang Baca

0
1115
Kristina Siswi SMA Negeri 1 Mamasa yang gagal berangkat sebagai paskibraka nasional mewakili provinsi Sulbar karena tes PCR nya positif di Puskemas Binanga, Mamuju.

Jakarta, NAWACITAPOSTKRISTINA Siswi SMA Negeri 1 Mamasa seharusnya sudah berada di Jakarta sebagai pasukan pengibar bendera nasional, mewakili provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Namun, ia tak jadi berangkat, ketika di tes PCR di puskesmas Binanga Mamuju dinyatakan positif (24/7/2021). Kabar beredar, Gubernur sudah mau melepas keberangkatan siswa/siswi terbaik Sulbar ke Jakarta.   

Baca Juga : Wakil Walikota H. Tri Adhianto : Target Vaksinasi 75 Persen Kota Bekasi Pasti Tercapai

Yang membuat miris dan sedih, panitia di provinsi Sulbar memulangkan Kristina ke Mamasa dari Mamuju dengan kendaraan umum.
Sepulang dari Mamuju, Kristina melakukan tes PCR kedua di Mamasa hasilnya Negatif. Namun, panitia provinsi Sulbar tetap memutuskan kristina tidak bisa berngkat. Maka, perlu penggantinya.
Kejanggalan dan keanehan mulai terjadi. Yang berangkat harusnya urutan kedua, tetapi lagi-lagi panitia memberangkatkan urutan ketiga sebagai paskibraka mewakili Sulbar.
Merasa ada yang tidak beres. Melkisedek seorang Warga Negara Indonesia (WNI) menulis surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo. Melkisedek merasa terpanggil untuk meluruskan kejanggalan, keanehan dan ketidak beresan yang terjadi. Yang katanya bangsa berdab ini, kami mohon keadilan ditunjukkan kepada kami juga. Ada apa dibalik kejanggalan yang kami temukan ini.
Surat terbuka Melkisedek disambut Lase Rozama seorang WNI dengan catatan. Lase pun berkomentar untuk  Presiden yang saya hormati. “Jika benar apa yang disampaikan Melkisedek – maka hal ini bukan perkara kecil. Bagi sang adik (mungkin bagi Melkisedek juga), itu adalah tugas “suci”, setidaknya tugas yang patriotik. Kesempatan yang hanya datang sekali seumur hidupnya dan tidak datang pada semua orang. Kami maklum dengan kesibukan bapak yang luarbiasa.
Namun, jika benar ada ketidakberesan dengan tameng Pandemi Covid19, mohon dibereskan bapak presiden. Jika tidak benar, maka biarlah Melkisedek mempertanggungjawabkannya.
Dugaan muncul dan berkembang. Bahwa Kristina memang dicovidkan untuk tidak berangkat? Netizen menduga juga, karena alasan orang tua Kristina adalah petani miskin di dusun lemba-lemba, desa Salutabang Kabupaten Mamasa Provinsi Sulbar.
Kabarnya lagi, surat siswi terbuka yang disampaikan netizen ke Presiden Jokowi menjadi viral dan bikin nangis yang baca.