Kakanper Nawacitapost Jatim, Lulusan Terbaik S2 Hukum UWKS

0
116
Yafeti Waruwu, SH., MH., saat menerima simbolis Ijazah S2 Fakultas Hukum di wisuda semester genap UWKS, Sabtu (17/10/20)

Surabaya NAWACITAPOST – Meskipun diwisuda dengan cara drive thru, tetap tidak menghilangkan esensi dari prosesi wisuda, hanya yang membuat berbeda adalah kemasannya yang menyesuaikan dengan situasi pandemi COVID-19. Hal ini dikatakan Salah satu lulusan terbaik jenjang S2 Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) Yafeti Waruwu, SH., MH., usai acara wisuda semester genap UWKS, Sabtu (17/10/20)

Dalam hal ini, Yafeti sangat bersyukur karena telah berhasil menempuh pendidikannya di S2 Hukum dan saat ini sudah menyelesaikannya. ” Saya berterima kasih kepada UWKS dengan adanya Wisuda ini,” ucapnya.

” Kita telah menempuh pendidikan, ada yang empat tahun untuk sarjana S1, dan dalam dua tahun ini saya sudah menyelesaikan S2 saya,” ucap Yafeti yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Perwakilan NAWACITAPOST wilayah Jawa Timur ini.

Dalam proses belajar mengajarnya, menurut Yafeti, banyak mengalami suka dan duka. Namun hasilnya, Ia dapat menyelesaikannya dengan baik. ”  Tentunya, ilmu yang telah kita dapatkan dari Universitas Wijaya Kusuma sangat berguna bagi saya untuk kelangsungan hidup bermasyarakat, sekaligus bermanfaat,” urai pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.

Bagi pengacara yang tergabung dalam Garuda Law Firm ini, Universitas Wijaya Kusuma sangat luar biasa dan tidak diragukan lagi. Dari sisi fasilitas, disetiap ruang kelas sudah dilengkapi AC dan Wifi berkapasitas besar. Begitu juga masalah kualitas pengajarnya, menurut Yafeti sangat bagus.

Terbukti dalam proses belajar mengajar, di UWKS menerapkan kedisiplinan yang tinggi. ” Contohnya dalam hal pengerjaan tugas, mahasiswa tidak bisa mengabaikan. Harus dikerjakan, seandainya tidak, pasti akan memperoleh nilai nol. Bayangkan seperti itu,” cakapnya.

Maka dari itu, Yafeti berkesan bahwa Universitas Wijaya Kusuma memproritaskan kualitas.

Terkait wisuda Drive Thru, Yafeti kembali mengapresiasi hal ini. ” Mengingat Pandemi Covid-19 yang tengah melanda, ya kita harus saling menjaga protokol kesehatan. Dan saya rasa sudah pas dibanding dengan wisuda Virtual yang saat ini banyak dilakukan,” katanya.

Memang, masih Yafeti, para mahasiswa banyak yang menginginkan wisuda secara berkumpul bersama supaya ada event-event tertentu yang menjadi kenangan, namun juga harus disadari bahwa hal ini dalam upaya saling menjaga kesehatan semua pihak, pungkasnya. (BNW)