Eliyunus Waruwu, Era Era Hia, Firman Jaya Daeli (Baris Pertama) Florus Daeli, Khenoki Waruwu (Baris Kedua) Likano Zebua, Sorni Paskah Daeli, (Baris Ketiga). Kolase.

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Jika tidak aral melintang, pilkada serentak di Indonesia akan dimulai pada Nopember 2024, dan Kabupaten Nias Barat (Nibar) termasuk yang akan menyelenggarakan pesta demokrasi 5 tahun sekali tersebut.

Baca Juga : 9 Putra Nias Selatan Berpeluang Besar Menjadi Bupati Nisel Periode 2024 – 2029, Versi Nawacitapost

Lebih khusus lagi, para calon kepala daerah, kemungkinan akan menggunakan gerbong partai, alias non partai (perseorangan) tak akan digunakan.

Ada sejumlah tokoh Nias Barat yang berpotensi untuk memimpin kabupaten ini ke arah yang maju. Para tokoh yang siap diusung itu, tersebar di Nias Barat, dan berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Yang jelas, mereka punya kecintaan yang luhur, dan siap menjadikan Nias Barat sebagai daerah yang maju pesat di berbagai bidang.

Melalui diskusi yang panjang, dan saling adu argumen cerdas dan sehat, bersama manajemen, redaksi Nawacitapost, akhirnya memutuskan 7 tokoh Nias Barat  berdasarkan abjad, yang layak sebagai calon kepala daerah Nias Barat periode 2024 -2029, bahkan mungkin untuk periode berikutnya (2029 -2034).

Pertama Eliyunus Waruwu. Saat ini menjabat Pj. Rektor Universitas Nias (Unias). Kini namanya lagi mencuat dan dipertaruhkan, gegara kasus joki skripsi di kampus yang dipimpinnya. Apakah mampu mengatasi hal tersebut.

Jika mampu mengatasi, setidaknya bisa mengangkat namanya dipercaturan Pilkada Nias Barat 2024. Mengenai jam terbangnya di politik, tak ada rekam jejak yang pasti, karena mungkin lama berkecimpung di dunia Pendidikan.

Namun, menurut masyarakat Nias Barat yang ada di daerah Kepulauan Nias, maupun yang ada di Jabodetabek, menyatakan bahwa Eliyunus layak diusung sebagai  calon kepala daerah di Pilkada Nias Barat 2024.

Kedua Era Era Hia. Hal yang sama berlaku juga bagi Wakil Bupati Nias Barat ini, jika ikut Pilkada serentak 2024, sebagai petahana Wakil Bupati. Apakah akan menjadi pendamping atau siap menjadi Bupati periode 2024 -2029. Maka, itu sepertinya masih dipertimbangkan oleh Dewan Pakar Himpunan Masyarakat Nias Indonesia  (2011–2015) bersama timnya

Baca juga :  Nias Pro Internasional Surfing merupakan Acara Sail Nias 2019

Ketiga Firman Jaya Daeli (FJD). Pernah menjadi anggota DPR di era sebelum SBY. Namanya sempat meredup, tetapi perlahan demi perlahan, ia bangkit, tetapi mungkin karena banyak tokoh nias potensial, yang berkiprah juga di politik dengan terjun di berbagai partai politik, maka namanya sempat menghilang.

Namun, kini sejumlah komunitas perkumpulan masyarakat Nias Barat, siap mengusungnya di Pilkada Nias Barat, tetapi apakah FJD siap menerima usungan itu, kita tunggu saja perkembangannya.

Keempat Florus Daeli. Kini masih berkecimpung sebagai akuntan handal diberbagai perusahaan, and juga tergabung di HKPI (Himpunan Kurator & Pengurus Indonesia) and CLI (Certified Liquidator Indonesia) from PPLI (Perkumpulan Profesi Likuidasi Indonesia), tak membuatnya melupakan kampung halamannya, khususnya Nias Barat.

Pilkada serentak 2024, menurut salah satu teman dekatnya yang tidak mau disebutkan namanya, jika ada partai yang mengusunya, tentu juga dukungan dari masyarakat pemilih, maka ia siap memajukan Nias Barat menjadi nomor satu di daerah Kepni, dan Sumut.

Kelima Khenoki Waruwu. Kini Bupati Nias Barat, dan jika berlaga di Pilaka serentak, maka akan menyandang petahana, lalu apakah akan berlanjut untuk menjadi Bupati lagi, maka itu bisa dilihat dari rekam jejaknya selama 3 tahun memimpin Bupati (2021 -2024

Keenam Likano Zebua. Salah satu Pembina Yayasan Solidaritas Ono Niha (Soniha), punya kepedulian tinggi terhadap warga nias yang memerlukan bantuan berupa ambulans.

Sudah banyak warga Nias yang terbantu melalui Soniha. Kepeduliannya itu, membuat namanya harum di daerah kepulauan Nias, termasuk Nias Barat.

Hal lainnya, Likano Zebua selain sebagai pengusaha, dipercaya menjadi Ketua Umum Orahua Mado Zebua (Omaze).

Masyarakat Nias Barat, berharap Likano mau memimpin di Nias Barat sebagai Bupati.

Baca juga :  Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko Apresiasi Pamaren Produk Tani Pemerintah Kab. Nias

Ketujuh Sorni Paskah Daeli. Birokrat eselon II di kantor Kemenko PMK ini punya jabatan yang menyambung dengan Nias Barat, bila ditarik ke Pilkada Nias Barat 2024, maka Ketua Umum Ikatan Kerukunan Keluarga Besar Lahomi (IKKBL), punya kans potensial menjadi Bupati di Nias Barat.

Kekuatan melobi dengan pemerintah pusat lintas departemen, jangan diragukan lagi baginya. Bahkan berbagai tokoh Nias Barat menyebut itu menjadi salah satu modal kuatnya, ditunjang juga sebagai peneliti kawakan di Kemenko PMK terkait dengan bidangnya yang hasil penelitiannya dijadikan rujukan di Indonesia dan luar negeri.

Maka, Masyarakat Nias Barat meminta Sorni untuk memimpin Nias Barat 5 tahun (2024 -2029) atau mungkin untuk periode kedua (2029 -2034).