Kiri ke kanan : Beeskohi Ndruru, Disiplin Fani'oi Manao Idealisman Dachi (Baris Pertama). Firman Giawa , Foluaha Bidaya, Penyabar Nakhe (baris Kedua). Ranto Dachi, Sozanolo Ndruru, Talihadat Bazatogu Hia (baris Ketiga). Kolase

Jakarta, NAWACITAPOST.COM –  Pembentukan Kabupaten Nias Selatan (Nisel) didasarkan pada UU No 9 Tahun 2003. Tepatnya 28 Juli 2003, dan  sampai sekarang ini, sudah ada lima Bupati. 1. Penjabat Edy Aman Saragih (2003 -2004). 2. Penjabat Nabari Ginting (2004 -2006). 3. Fahuwusa Laia (2006 – 2011). 4. Idealisman Dachi (2011 – 2016). 5. Hilarus Duha (2016 – 2021 dan 2021 – 2024).

Baca Juga : Lima Putera Kepulauan Nias Berpeluang Besar Masuk Parlemen Senayan, Ini Versi Nawacitapost

Pada Pilkada 2024, akan digelar Pilkada serentak, Nisel termasuk yang akan melaksanakan pesta pemilu tersebut.

Ada sembilan (9) nama yang potensial dan berpeluang besar menjadi Bupati keenam di Nias Selatan, versi Nawacitapost.

Pertama Beeskohi Ndruru biasa disapa K’Bee. Siapa tak kenal dengan sosok pria yang kerap peduli dengan daerah Kepulauan Nias. Entah sudah berapa kali bolak – balik Jakarta – Nisel. Bukan juga sekedar pulang kampung. Ada misi kemanusiaan yang diembannya, kepada sesama warga di Nisel yang membutuhkan uluran tangan. Melalui Yayasan Nias yang didirikannya, hadir dengan bedah rumah dan bantuan lainnya.

Baginya, Nisel bukan hanya tempat dia dilahirkan dan dibesarkan. Lebih dari itu ada dorongan dan semangat yang terpatri dalam kiprahnya sehingga bisa seperti saat ini, karena Nisel juga sangat berarti baginya.

Suami dari Erni Hia ini, dipercaya melalui Munas Fornisel untuk menjabat Sekretaris Umum dua periode (sampai sekarang).

Kini pria (42) digadang-gadang para warga Nisel untuk maju menjadi bakal calon kepala daerah (Bacakada) Nisel.

Kedua Nama lengkapnya Disiplin Fani’oi Manao. Melalui Musyawarah Nasional (Munas) ke-III DPP Forum Nias Selatan disingkat Fornisel, di Baga Hotel Lagundri, Kecamatan Luahagundre Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Jumat sampai Sabtu (25 – 26 Juni 2021) memilih dan mentetapkan Disiplin F Manao sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Fornisel periode 2021-2026.

Baca juga :  Seluruh Pejabat, ASN, Aparat, Aparat Desa, Pegawai Instansi, Pelajar dan Mahasiswa Mahasiswi Kepni Segera Dites Urine

Pria yang telah berumah tangga selama 32 tahun dengan istrinya bernama Sorta Tobing masih berkiprah kepada bangsa dan negara melalui pengabdiannya sebagai Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta.

Pria asal Nias Selatan dan telah lama berada di Jakarta, sebagian besar warga Nisel  berharap  kepadanya untuk maju sebagai Bacakada di Pilkada Nisel 2024.

Pengalaman kerja dan beroganisasi sudah kenyang, dan ini kiranya menjadi salah satu modal dalam ajang kompetisi politik serentak pada Pilkada nanti, kiranya dapat membawa harapan baru.

Ketiga Firman Giawa. Saat ini jabatannya  sampai tahun 2024 adalah Wakil Bupati Nisel mendampingi Hilarus Duha. Perannya bagi warga Nisel, terasa betul. Salah satunya, saat acara gelaran Munas III DPP Fornisel akhir Juni 2021, Firman Giawa membuka Munas tersebut.

Banyak warga Nisel berharap, Firman Giawa untuk maju di Pilkada 2024.Tentu, itu tergantung daripada partai yang mengusungnya.

Namun, dari berbagai sumber yang didapat, Firman Giawa masih fokus dengan tugasnya sebagai Wakil Bupati, nanti saat yang tepat akan diberikan keterangan jelasnya, ujar sumber tersebut yang dekat dengan Firman Giawa.

Keempat Idealisman Dachi. Periode 2004 – 2009 menjadi anggota DPR melalui Dapil II Sumut, ketika berada di Parlemen Senayan punya keinginan dan harapan memberdayakan otonomi daerah. Sempat dua tahun vakumn dari kegiatan politik, maka tahun 2011 ikut Pilkada Nisel hasilnya menjadi Bupati periode 2011 – 2016, Kemudian ikut lagi pada Pilkada 2020, tetapi belum berhasil.

Suami dari Floriana Linda R Nehe ini, rencananya akan ikut berlaga lagi di Pilkada serentak 2024. Namun, masih mencari dan melobi partai politik yang akan mengusungnya.

Kelima Foluaha Bidaya. Punya sederet karier di bidang pelayanan, khususnya di Nisel, tak membuatnya lupa akan kaum sesama di luar keyakinannya.

Baca juga :  Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Nias, Kuasa Hukum Korban: Ada Intimidasi Terhadap Korban

Toleransinya bukan hanya kata, tetapi aksi nyata. Bukan pula terdengar dari ruang mimbar Gereja. Tetapi dibuktinya dengan turun langsung ke pelosok-pelosok dusun menemui warga berlatar belakang  agama, yang ada di Kabupaten Nisel.

Ephorus BKPN di Telukdalam, Tahun 1998-2006, ternyata pernah ikut juga menjadi calon Wakil Bupati Nisel, di Pilkada 2010, tetapi belum berhasil.

Kini warga Nisel, meminta mantan Ephorus yang juga asal pulau Tero ini untuk ikut lagi di Pilkada Nisel 2024, bukan sebagai wakil, tetapi bupati.

Keenam Penyabar Nakhe. Saat ini masih menjabat anggota DPRD Sumut dari Dapil VIII Kepulauan Nias. Kecintaannya kepada bidang pariwisata dan kesenian begitu kental dan mendalam.

Sosoknya berkomitmen untuk terus mengembangkan SDM dengan cara memajukan sector paiwisata, adat dan budaya guna mewujudkan masyarakat desa yang produktif pernah ditorehkan, saat ia berkolaborasi dan bekerjasama dengan perkumpukan Hiduplah Indonesia Raya (HIDORA) yang bergerak dalam bidanh keparawisataan dari Banyuwangi di daerah Kepni.

Sementara di bidang kesenian, pria ini pernah membuat suatu kegiatan pelatihan memainkan alat musik tradisional Kepni.

Menurutnya, melestarikan kebudayaan dan kemampuan memainkan alat music tradisional Kepni merupakan kebudayaan luhur yang sangat penting  untuk terus diajarkan melalui generasi ke generasi berikutnya.

Itu dituangkan saat ia menjadi parlemen daerah Provinsi Sumut. Namun, akan lebih lengkap lagi bila torehannya kepariwasataan, kesenian dan bidang-bidang lainnya, diaktualisasikan ketika nanti di Pilkada serentak 2024 terpilih sebagai Bupati Nias Selatan.

Kabarnya, dia digadang-gadang oleh para warga Nisel untuk maju  di Pilkada Nisel. Kita tunggu saja kiprahnya itu, bagi kemajuan Kepni.

Ketujuh Ranto Dachi. Saat Pilkada 2020 di Nisel. Pengusaha muda sukses ini mendapat dukungan penuh dari DPD Nisel, tetapi di tingkat DPP Perindo, namanya terlempar dan diganti dengan calon lain.

Baca juga :  Anak Pemilik Perusahaan Mobil Esemka Maju di Pilkada Klaten

Instruksi  DPP Perindro ini membuatnya, sirna untuk berlaga di kompetisi politik, Pilkada Nisel dua tahun lalu. KPU tak menerima namanya bisa berlaga pada pesta pemilu lalu tersebut.

Namun itu tak membuatnya kecewa. Kini berbekal dengan jaringan dan relawan yang masih setia ada dan menemaninya, ia oleh pendudkungnhya didapuk lagi  untuk maju lagi di Pilkada serentak 2020, tentu masih di Kabupaten Nisel.

Kedelapan Sozanolo Ndruru  menjadi Wakil Bupati Nisel periode  17 Pebruari 2016 sampai 17 pebruari 2021. Saat Pilakda 2020, ikut menjadi Cabup, tetapi belum berhasil.

Sebelumnya ia pernah menjadi Wakil Ketua DPRD periode 2009-2014.

Dalam suatu perbincangan dengan media lokal, ayah dari 4 anak ini mengungkapkan pernyataannya, tentang kiprahnya  terjun di politik. Pertama Memberikan pendidikan politik yang adil jujur dan bermartabat tanpa diwarnai kecurangan dan kekerasan. Kedua Memberikan manfaat kepada masyarakat dalam mencapai kemajuan di Kabupaten Nias Selatan.

Kesembilan Nama lengkapnya  Talihadat Bazatogu Hia, pria warga ber KTP Kota Bekasi asal Nias Selatan ini pernah ikut berlaga di kompetisi Pileg nasional melalui Partai Golkar di Dapil II Sumut, tahun 2014, tetapi belum berhasil.

Maka, jika tidak ada aral melintang, pria yang banyak piawai di bidang marketing ini, oleh warga Nias Selatan untuk ikut maju di Pilkada serentak 2024.