Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Presiden Jokowi menyambut sejumlah atlet dan pelatih yang berlaga di ajang Sea Games Vietnam 2021 di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 13 Juni 2022. Jokowi juga menyerahkan bonus dengan total mencapai Rp 162,5 miliar bagi para atlet dan pelatih.
"Hari ini kita serahkan bonus penghargaan kepada para atlet, pelatih dan asisten pelatih. Untuk atlet kurang lebih Rp 130.500.000.000, untuk pelatih dan asisten pelatih Rp 32.000.000.000," ujar Jokowi.
Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga mengapresiasi kebijakan Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam mengurangi jumlah atlet yang berlaga serta menghargai perolehan medali oleh para atlet di SEA Games Vietnam.
"Dari 499 atlet, 408 atlet semua memperoleh medali, baik perak emas perunggu," kata Presiden Jokowi di Jakarta, Senin.
Menurut Jokowi, capaian SEA Games Vietnam cukup baik, di mana Indonesia fokus pada perolehan hasil dan tidak terlampau banyak mengirim atlet.
"Betul yang disampaikan Menpora, membangun ekosistem yang baik itulah yang membuahkan hasil. Kerjanya juga fokus, kirim nggak usah sebanyak-banyaknya, tapi hasilnya meningkat," kata Presiden.
Presiden Jokowi pun berharap bonus itu dapat menjadi motivasi bagi para atlet lain untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Kontingen Indonesia menduduki peringkat ketiga di SEA Games Vietnam 2021 lalu dengan perolehan 69 emas, 91 perak dan 136 perunggu atau total 241 medali. Itu merupakan rekor perolehan medali terbanyak Indonesia dalam keikutsertaan di ajang SEA Games.
Cabang dayung menjadi penyumbang medali terbanyak dengan 14 emas, 14 perak dan 5 perunggu. Cabang menembak menjadi penyumbang terbanyak kedua dengan 8 emas, enam perak dan 2 perunggu.
Dilansir dari laman Skretariat Presiden, Jokowi secara simbolis menyerahkan bonus kepada sejumlah perwakilan atlet. Berikut perwakilan atlet tersebut:
- Ihram dari cabang olahraga (cabor) rowing, perwakilan peraih medali emas nomor tunggal, menerima bonus sebesar Rp500 juta;
- Riau Ega Agatha dari cabor panahan, perwakilan peraih medali emas nomor ganda, menerima sebesar Rp400 juta;
- Ceyco Georgia Zefanya dari cabor karate, perwakilan peraih medali perak nomor tunggal, menerima sebesar Rp300 juta;
- Susanto Megaranto dari cabor catur, perwakilan peraih medali perak nomor ganda, menerima Rp240 juta;
- Dhita Juliana dari cabor voli pantai, perwakilan peraih medali perak nomor beregu, menerima Rp210 juta;
- Azzahra Permatahani dari cabor renang, perwakilan peraih medali perunggu nomor tunggal, menerima Rp150 juta;
- Raudani Fitra dari cabor kano, perwakilan peraih medali perunggu nomor ganda, menerima Rp120 juta;
- Gian Kurnadi dari cabor esport, perwakilan peraih medali perunggu nomor beregu, menerima Rp105 juta.
Hadir mendampingi Presiden dalam kegiatan ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menpora Zainudin Amali, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, dan Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (Sekjen KONI) Tubagus Ade Lukman.