Penyebab BLT Subsidi 2,4 Juta Gagal Cair

0
264
Penyebab BLT Subsidi 2,4 Juta Gagal Cair

Jakarta, NAWACITAPOST- Sejumlah hal menjadi penyebab pekerja bergaji di bawah Rp5 juta yang mendaftar sebagai penerima bantuan langsung tunai (BLT) berupa subsidi upah belum menerima termin II tahap III.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pada Senin (16/11). Hal ini terjadi karena beberapa kendala. Pertama, terjadi duplikasi rekening penerima. Kedua, rekening calon penerima sudah ditutup. Ketiga, rekening pasif. Terakhir, rekening tidak valid atau telah dibekukan. Masalah tersebut tidak bisa diselesaikan Kementerian Ketenagakerjaan sendiri.

Baca Juga : Pjs Walikota Blitar Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Kota Blitar 2020

Menurutnya, karena sumber data dari BPJS Ketenagakerjaan, sehingga penyelesaian data ini harus dikoordinasikan dengan mereka juga. Barulah nanti BPJS Ketenagakerjaan akan menyampaikan koreksi kepada Kemnaker.

Ida menjelaskan bahwa penyaluran tahap II ini berbeda dengan tahap sebelumnya. Pasalnya, penyalurannya harus didasarkan atas rekomendasi dari KPK. “Kami harus memadankan data program ini dengan data wajib pajak dari Dirjen Pajak (DJP) karena di peraturan menteri itu mereka dengan upah di bawah 5 juta,” jelas Ida.

Meski demikian, Ida memastikan penyaluran BLT pekerja terus berjalan. Pada termin pertama, Kemenaker telah menyalurkan BLT ke 12.252.668 pekerja atau 98,78 persen dari target sebanyak 12.403.896.

Sementara untuk termin kedua, Kemenaker telah menyalurkan BLT ke 8.042.847 pekerja. Bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah atau BLT adalah salah satu program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Subsidi ini diberikan kepada pekerja yang memenuhi syarat yaitu WNI, pekerja penerima upah, tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan per 30 Juni 2020, upah di bawah Rp5 juta, dan memiliki rekening aktif,” tandasnya.