UU Ciptaker Berpihak kepada Masyarakat dan Mudahkan Pendirian Usaha

0
206
UU Ciptaker Berpihak kepada Masyarakat dan Mudahkan Pendirian Usaha

Jakarta, NAWACITAPOST- Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) dijamin mempermudah pendirian usaha. Omnibus law disebut sangat berpihak pada masyarakat yang ingin menjadi pengusaha. Hal ini disampaikan oleh anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Guspardi Gaus di Jakarta, Selasa (27/10).

Guspardi menyebutkan. Tujuan omnibus law itu mempercepat, mempermudah birokrasi perizinan. Menurut dia bahwa, selama ini masyarakat banyak mengeluh mengenai proses pendirian usaha yang berbelit-belit. Keluhan tersebut ditampung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Inisiator omnibus law itu tegas tak menginginkan izin berbelit terkait pendirian usaha. Ketegasan tersebut diwujudkan melalui omnibus law,” ucapnya.

Baca Juga : Garuda Indonesia Putus Kontrak 700 Karyawan

Ia menambahkan, pemerintah tidak mungkin menyengsarakan rakyatnya dengan UU Ciptaker. Sebab regulasi itu memberantas aturan tumpang tindih, khususnya terkait perizinan. “Karena di omnibus law ada 79 UU berbenturan antara satu dengan yang lain. Itu diharmonisasikan. Jadi kalau mengurus izin enggak perlu fisik, tapi lewan online saja. Apalagi UMKM tidak perlu izin, dia hanya mendaftarkan diri saja,” lanjut Guspardi.‎

Guspardi menegaskan bahwa, tudingan omnibus law akan membuat masyarakat sulit perlu dicermati. Sebab tujuan aturan itu untuk mempermudah. Salah satu contoh kemudahan yakni pembuatan PT atau perseoran terbatas. Karena tidak ada lagi batasan modal minimum. Selain itu, pembentukan koperasi juga semakin mudah. Hanya dibutuhkan sembilan orang untuk mendirikan koperasi. Artinya, UU Cipta Kerja merupakan terobosan di Indonesia. Dulu koperasi butuh berapa orang. Sekarang sembilan orang saja sudah bisa membentuk koperasi. “Kalau perizinan mempermudah dan memperlancar‎,” tutupnya.