Garuda Indonesia Putus Kontrak 700 Karyawan

0
421
Garuda Indonesia Putus Kontrak 700 Karyawan

Jakarta, NAWACITAPOST-  Garuda Indonesia menyelesaikan kontrak lebih awal 700 karyawan berstatus tenaga kerja kontrak yang sejak Mei 2020 telah menjalani kebijakan unpaid leave. Hal ini karena pandemi virus corona membuat demand layanan penerbangan perseroan menurun. hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Irfan mengakui kebijakan tersebut keputusan yang sulit melakukan berbagai upaya penyelamatan untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di tengah tantangan dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga :

Dia mengatakan. Sejak awal, kepentingan karyawan merupakan prioritas utama yang selalu di kedepankan. Ketika maskapai lain mulai mengimplementasikan kebijakan pengurangan karyawan, “kami terus berupaya mengoptimalkan langkah strategis guna memastikan perbaikan kinerja Perusahaan demi kepentingan karyawan dan masa depan bisnis Garuda Indonesia,” ucapnya.

Kondisi pandemi memberikan dampak jangka panjang terhadap kinerja perusahaan yang mana kondisi Perusahaan sampai saat ini belum menunjukan perbaikan yang signifikan. “Kami yakini segala langkah dan upaya perbaikan yang terus akan kami lakukan kedepan, dapat mendukung upaya pemulihan kinerja Garuda Indonesia agar dapat bertahan melewati krisis pada masa pandemi dan juga menjadi penguat pondasi bagi keberlangsungan Perusahaan di masa yang akan datang,” tutupnya.