Sri Mulyani Bebaskan Pajak Mobil Baru

0
410
Sri Mulyani Bebaskan Pajak Mobil Baru

Jakarta, Anggota Partai Politik asal Demokrat, Ferdinand Hutahaean merasa heran mengapa Menteri Keuangan, Sri Mulyani membebaskan pajak industri barang mewah. Sedangkan beras, minyak goreng dan bahan pokok lainnya tidak. Ferdinand mengatakan melalui akun Twitternya @FerdinandHaean3 Minggu (27/9/2020). Bu Sri Mulyani, ibu kenapa terlalu baik ke industri barang mewah ini? Jangan begitu bu, jangan orang kaya dibebaskan pajak barang mewahnya tapi pajak beras, minyak goreng dan bahan pokok tidak dipotong atau dibebaskan.

Baca Juga : Pemerintah Bebaskan Wajib Pajak Bagi Karyawan Hingga Desember 2020

Pasca cuitan Ferdinand Hutahaean itu, netizen pun mulai meramaikan lapak komentar milik anggota parpol tersebut, salah satunya akun @motresac yang menuliskan. Kalau pajak Truk sejenis dibebaskan ok lah tapi dalam mobil ada puluhan jenis barang yang membentuk sebuah mobil, dan kesemuanya itu level UMKM, kalau yang ‘gede’ kolaps, yang UMKM jual ke siapa lagi.

Menanggapi pernyataan netizen tersebut, Ferdinand pun membalas. Kalau begitu pajak UMKMnya yang dibebaskan, bukan mobilnya.

Kemudian akun @omtsur menuliskan. Sepertinya ada tekanan dari para mafia otomotif biasalah yang kaya pengen makin kaya, yang dipikirin buat golongannya aja. Terkecuali untuk kendaraan umum macam truk pengangkut, bus umum, ambulans, baru gua setuju.

Lalu akun @rienkusayang menuliskan. Aneh kalau pajak mobil baru mau digratiskan. Apa sudah diperhitungkan nanti tingkat kemacetannya ? Polusinya ? Harga mobil second akan hancur lebur dong ? Pembiayaan mobil second trus pada tutup ? Ribuan karyawannya mau di PHK lagi ??.

Baca Juga : Berikut Fakta, Erick Jual Obat Avigan Rp20.000

Sebagai informasi, kebijakan pembebasan pajak (0%) terhadap mobil baru sampai saat ini masih dalam tahap pengkajian oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Menteri Keuangan Sri Mulyani belum memberikan lampu hijau terhadap usulan Kementerian Perindustrian mengenai pajak mobil baru itu. Bahkan menurut Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu memilih untuk menghitung dampak kebijakan pajak mobil baru tersebut terlebih dahulu.

Kepala BKF Kemenkeu Febrio Kacaribu sedang mempelajari terlebih dahulu usulan pajak mobil baru dari Kementerian Perindustrian. Dia mengatakan pada ,Jumat (25/9/2020). Permintaan otomotif bebaskan pajak dan segalanya, we’re looking into that. Mash di pelajari semoga bisa diputuskan cepat. Kebijakan ini pun disoroti oleh sejumlah pihak salah satunya Ferdinand Hutahaean yang memang kerap mengkritisi kebijakan pemerintah.