Sebanyak 514 Perusahaan di Jakarta Terbukti melanggar PSBB yang 89 Tempat Kerja ditutup

6
193
89 dari 514 Perusahaan di Jakarta Terbukti melanggar PSBB Ditutup

Jakarta, Nawacitapost- Sebanyak 514 perusahaan di Jakarta terbukti melanggar protokol kesehatan yang diterapkan selama diberlakukannya masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Ibu Kota.

Selain itu, ada 89 tempat kerja yang ditutup sementara oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta karena tak mematuhi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB.

Berdasarkan Pergub Nomor 33 Tahun 2020 Pasal 10 dijelaskan hanya ada 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama PSBB. Sebelas sektor itu adalah kesehatan; bahan pangan/ makanan/ minuman; energi; komunikasi dan teknologi informasi; keuangan; logistik; perhotelan; konstruksi; industri strategis; pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu; dan kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga : LIRA Sesalkan Pasar Murah Pemko Medan di Tengah Wabah Corona

“89 perusahaan ditutup hingga PSBB selesai, yaitu 22 Mei 2020,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/4/2020).

Ia menjelaskan, perusahaan yang ditutup itu menyebar di lima wilayah. Sebanyak 13 perusahaan di Jakarta Pusat, 21 di Jakarta Barat, 18 Jakarta Utara, 7 di Jakarta Timur dan 30 di Jakarta Selatan. Selain perusahaan yang ditutup, ada 100 pelaku usaha yang hanya diberi peringatan, karena mereka telah mendapatkan izin dari Kementerian Perindustrian, tapi tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Kita serahkan ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk menerapkan sanksinya. Tugas kita hanya melakukan pembinaan dan pelaporan saja,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, pihaknya pun juga memberi peringatan terhadap 414 tempat kerja yang dikecualikan, tapi tidak menerapkan protokol kesehatan yang diatur di dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020.

 

Comments are closed.