Efek Corona , Jumlah Penumpang MRT Jakarta menurun

1
76
Efek Corona , Jumlah Penumpang MRT Jakarta menurun

Nawacitapost– PT MRT Jakarta mencatat tingkat penurunan jumlah penumpang, hingga mencapai hanya 10 ribu orang per hari, dari yang biasanya bisa mengangkut 100 ribu penumpang dalam seharinya. Hal itu dikarenakan adanya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang  diberlakukan di wilayah Ibu Kota sejak Jumat 10 April 2020 lalu.

“Artinya, jumlah penumpang ini telah turun 90 persen di mana sebelum pandemi Covid-19 terjadi, jumlah rata-rata penumpang mencapai 90-100 ribu penumpang per hari,” kata Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin kepada wartawan, Selasa (14/4/2020).

Ia menyebut, berdasarkan pantauan petugas di lapangan bahwa seluruh penumpang MRT sudah tertib, yakni menggunakan masker saat memakai moda transportasi berbasis rel tersebut.

“Jarak antar penumpang di stasiun juga selalu terjaga. Semua penumpang tertib menggunakan masker,” ujarnya.

Baca Juga : Walikota Herman HN Akan Bagikan Beras 800 Ribu Ton Untuk Masyarakat Bandar Lampung

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah patuh mentaati pedoman aturan saat PSBB, yaitu tetap di rumah atau bekerja dari kediamannya masing-masing.

“Saya sampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah ikut serta bersama-sama mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Kami berharap, MRT Jakarta digunakan hanya untuk hal mendesak saja,” katanya.

Menurut dia, dengan masyarakat berkegiatan di rumah dapat memutus penyebaran Covid-19.

“Fokus MRT Jakarta saat ini terus mendorong upaya pencegahan penyebaran Covid-19, sambil memastikan layanan tetap prima dan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Comments are closed.