Manokwari, NAWACITApost.com – Kakanwil Kemenkumham Pabar, Taufiqurrakhman bersama dengan Kepala Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Achmad Djunaidi melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Provinsi Papua Barat, Brigjen TNI TSP Silaban, Selasa (14/03).
Pertemuan yang dilaksanakan di ruang tamu Kabinda Provinsi Papua Barat ini berlangsung akrab dan penuh nuansa kekeluargaan. Pertemuan ini sebagai wujud membangun tali silaturahmi dan singergitas antara kedua instansi dan saling bertukar informasi terkait tugas dan fungsi yang dilaksanakan di daerah.
Mengawali pertemuan pada siang itu, Kakanwil Taufiqurrakhman menyampaikan terkait tindak lanjut yang telah dilakukan oleh Kanwil Kemenkumham Papua Barat terkait aksi damai dari Aliansi Mahasiswa Peduli Kemanusiaan Wamena Berdarah pada tanggal 6 Maret 2023 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat. Dimana dalam hal ini, Kanwil Kemenkumham Papua Barat telah menyampaikan apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa kepada Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI.
Kunjugan ke Kabinda Provinsi Papua Barat ini juga merupakan bagian dari mencari solusi atas tuntutan mahasiswa tersebut dengan melakukan koordinasi dengan APH Kerkait. Disamping itu, Kakanwil Taufiqurrakhman juga turut menyampaikan terkait layanan publik yang ada di Kanwil Kemenkumham Papua Barat khususnya yang ada pada Divisi Pelayanan Hukum dan HAM.
Kepala Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Inteleltual, Achmad Djunaidi turut menyampaikan tentang layanan pendaftaran Kekayaan Intelektual yang dimana di Papua Barat sendiri memiliki banyak potensi yang bisa didaftarkan sebagai Kekayaan Intelektual baik yang itu yang bersifat komunal maupun personal.
Menanggapi hal yang telah disampaikan oleh Kakanwil Taufiqurrakhman terkait aksi damai dari Aliansi Mahasiswa Peduli Kemanusiaan Wamena Berdarah pada tanggal 6 Maret 2023, Kabinda Provinsi Papua Barat siap untuk bersinergi dan mencari solusi bersama atas permasalahan yang dihadapi tersebut.
Kedua pihak juga berharap sinergitas yang dibangun dapat terus dijaga dan saling mendukung dalam pelaksaan tugas dan fungsi masing-masing di daerah Papua Barat.