Kalapas Kelas I Tangerang, Victor Teguh Prihartono membenarkan kejadian ini dalam keterangannya "Telah terjadi peristiwa kebakaran di salah satu Blok Hunian Lapas Kelas 1 Tangerang. Adapun saat ini pihak Lapas bekerjasama dengan Pemadam Kebakaran, Paramedis RSUD Kota Tangerang, TNI-Polri, serta Paramedis UPT Tangerang Raya dan lain-lain," kata Kalapas, Rabu (08/09/2021).
Dugaan sementara adalah karena persoalan listrik arus pendek. Namun demikian, sekarang Puslabfor Polri, Dirkrimum Polda Metro Jaya sedang meneliti sebab musabab dari kebakaran tersebut," ujar Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly Rabu (08/09/2021).
Baca Juga : Bangun Sinergitas di Wilayah Kerja Bapas Fakfak, Kabapas Kunjungi Stakeholder
Disamping itu, Kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang Blok Chandiri Nengga 2 ini, Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly saat meninjau langsung titik lokasi kebakaran pada Rabu siang menyebut kebakaran terjadi sekitar pukul 01.45 WIB dan berhasil dipadamkan pukul 03.00 WIB pagi.
Baca Juga : Duka Korban Kebakaran Lapas Tangerang, Yasonna Laoly: Harus Ada Strategi Agar Musibah Tidak Terulang
"Terjadi kebakaran pukul 01.45 WIB, petugas pengawas melihat dari atas. Pengawas melihat kondisi itu terjadi api, langsung menelepon kepala pengamanan di sini," ujar Yasonna dalam konferensi pers.
Kemudian dikabarikan dari kejadian tersebut, dari total 2.072 warga hunian di blok Chandiri Nengga 2 terdapat 40 orang meninggal dunia, dan 81 orang selamat. "Yang selamat 81, yang korban 40 meninggal di tempat, 1 dalam perjalanan ke rumah sakit," ucap Menkumham
Berdasarkan kejadian tersebut, pihak Lapas sudah menghubungi tim medis RSUD Tangerang dan UPT Tangerang Raya untuk melakukan evakuasi dan perawatan kepada korban selamat.
Simak informasi menarik lainnya di Youtube kami !
https://youtu.be/VB7bfDydGEo